Pascabanjir, Bupati Ipuk Instruksikan Penanganan Sampah yang Sumbat Aliran Sungai

surabayapagi.com
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani (tengah)saat  mengecek tumpukan sampah di jembatan Sungai Kedungrejo Kecamatan Muncar. SP/ BYW

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pascabanjir yang menerjang wilayah Kabupaten Banyuwangi, Bupati Ipuk Fiestiandani langsung menginstruksikan Dinas PU dan Pengairan setempat untuk menangani sampah yang menyumbat.

Sebelumnya, sejumlah wilayah di Banyuwangi mengalami banjir setelah daerah setempat diguyur hujan dengan intensitas tinggi, antara lain beberapa desa di Kecamatan Muncar. Sehingga, instruksi pembersihan aliran air di jembatan Sungai Kedungrejo pasca-banjir luapan air sungai itu terus digencarkan.

Baca juga: Tim Wash PMI Jember Normalisasi di 3 Titik Sumur Warga Terdampak Banjir

"Hasil analisa BPBD, banjir karena hujan intensitas tinggi di sisi hulu, sehingga di hilir tumpukan sampah dan bambu-bambu yang hanyut menyumbat jembatan hingga air meluap," ujarnya, Rabu (17/12/2025).

Hingga kini, pihaknya mengatakan sejumlah petugas dan relawan bencana telah menyisir dan melakukan penanganan banjir ke warga terdampak di empat desa di Kecamatan Muncar. Selain itu, BPBD bersama warga, akan segera melakukan perbaikan drainase dan menghilangkan sumbatan-sumbatan di sepanjang aliran sungai.

Baca juga: Prioritaskan Balita dan Lansia, Bupati Ipuk Terjunkan Nakes Layani Warga Terdampak Pascabanjir

"Tadi kami cek ada terpal besar yang menyumbat saluran air di jalan utama, nah itu kan bikin aliran air macet, jadinya banjir," kata Bupati Ipuk.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jalan desa yang rusak berat akibat banjir luapan air sungai itu akan segera diperbaiki, terutama yang menjadi akses utama warga. "Insyaallah pekan depan Dinas PU dan Pengairan akan melakukan perbaikan jalan yang rusak, tadi kami lihat pavingnya berantakan karena derasnya aliran air banjir," ujar dia.

Baca juga: Diterjang Luapan Banjir, BPBD Jember Catat 1.271 KK Terdampak dan Sebagian Mengungsi

Bupati Ipuk juga tak lupa mengajak warga Banyuwangi untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi yang masih akan berlangsung dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Salah satu yang menyebabkan banjir selain intensitas hujan yang tinggi, juga adanya sumbatan di saluran drainase, selokan dan sungai akibat sampah. Ayo bersama-sama menjaga agar kejadian musibah banjir bisa diminimalisir," tegasnya. by-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru