Pioneer Ride Connect, Usung Teknologi yang Diklaim Efisien Pantau Smartphone Tanpa Ribet

surabayapagi.com
Gambaran Pioneer Ride Connect pada motor. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Teknologi otomotif kian canggih, salah satunya Pioneer yang memperkenalkan Ride Connect, yakni sistem tampilan terhubung terbaru bagi sepeda motor. Meski diklaim menghadirkan UX revolusioner, pendekatan yang diusung justru lebih simpel. Dimana, Ride Connect memindahkan sebagian besar komputasi ke ponsel, KAmis (08/01/2026).

Meski diklaim menghadirkan UX revolusioner, pendekatan yang diusung justru lebih simpel lantaran Ride Connect akan menyederhanakan cara kerja dasbor motor modern dengan mengandalkan ponsel pintar pengendara dan dipamerkan di panggung Consumer Electronics Show atau CES 2026 

Baca juga: Bernuansa Motor Sport Gunakan Penggerak Rantai, Italjet Dragster 459 Dibanderol Rp 190 Jutaan

Dasbor motor berfungsi sebagai layar semata, sementara peta, navigasi, dan data real-time diproses di ponsel lalu dikirim melalui Bluetooth Low Energy (BLE). Ini bukan lompatan teknologi besar, melainkan pengakuan realistis bahwa ponsel sudah lebih mumpuni dibandingkan sebagian besar perangkat keras sepeda motor saat ini.

Menariknya, pengguna dapat mengakses perangkat lunak seperti Apple CarPlay dan Android Auto, sebagaimana yang juga tersedia pada motor kelas atas seperti Honda Gold Wing generasi terbaru.

Lebih lanjut, Pioneer juga mengembangkan antarmuka pengguna dan teknologi proyeksi layar, sementara pemetaan dan navigasi ditangani oleh HERE Technologies melalui SDK yang sudah ada. Selanjutnya, secara praktis, Ride Connect menampilkan navigasi dan informasi terhubung dari ponsel ke layar motor tanpa beban pemrosesan berat layaknya sistem infotainment terintegrasi.

Baca juga: Lewat Rally Dakar 2026, Motul Tegaskan Kualitas Pelumas Kelas Dunia di Ajang Reli Off-road Paling Ekstrem dan Menantang

Pioneer menilai pendekatan ini mampu menekan biaya produksi, menurunkan konsumsi daya, serta menghindari risiko sistem cepat usang di tengah usia pakai model. Bagi pabrikan (OEM), ini berpotensi menjadi nilai jual penting.

Navigasi diklaim dioptimalkan untuk kebutuhan sepeda motor dan mendukung peta offline untuk wilayah dengan sinyal seluler terbatas. Pioneer juga menyoroti antarmuka Voice Tap dengan Istilah “edge AI” turut diusung untuk berbagi informasi lalu lintas, cuaca, dan potensi bahaya. 

Baca juga: Geely Kenalkan ‘G-ASD’, Sistem Bantuan Mengemudi Generasi Terbaru di Ajang CES 2026 Amerika Serikat

Ride Connect tidak menyasar pengendara secara langsung, juga tidak mencoba mendefinisikan ulang pengalaman berkendara. Platform ini dirancang ramah bagi OEM untuk memangkas biaya pengembangan, menyederhanakan implementasi global, dan menjaga relevansi dasbor lewat pembaruan perangkat lunak, bukan redesain perangkat keras. jk-04/dsy

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru