Volvo Recall 10.440 Unit EX30 Imbas Masalah Baterai yang Bisa Terbakar

surabayapagi.com
Volvo EX30. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Volvo Car Group yang dimiliki oleh Geely Holding asal China mengumumkan kabar mengejutkan terkait penarikan kembali (recall) sebanyak 10.440 kendaraan EX30 di pasar Inggris terpengaruh oleh potensi bahaya keselamatan keselamatan baterai yang dipasok oleh produsen Tiongkok, Sunwoda Electronic.

Situasi menjadi lebih mendesak setelah sebuah Volvo EX30 terbakar di sebuah dealer di Maceió, Brasil pada November 2025. Kendaraan tersebut hancur total, membutuhkan 11 petugas pemadam kebakaran dan empat truk pemadam kebakaran untuk memadamkan api, Selasa (13/01/2026).

Baca juga: Motor Listrik Tanah Air 'ALVA' Kampanyekan 'Tenang Menuju Kemenangan' Jelang Ramadan

Menindaklanjuti masalah tersebut, Volvo telah mengeluarkan peringatan mendesak kepada para pemilik di pasar termasuk Inggris, AS, Australia, dan Afrika Selatan, menginstruksikan mereka untuk membatasi pengisian daya hingga 70 persen kapasitas untuk mengurangi risiko kebakaran sementara rencana penarikan kembali yang komprehensif sedang dipersiapkan.

Baca juga: Hanya dalam 3 Hari, Honda Prelude Seharga Nyaris 1 Miliar Ludes Terjual

Sementara itu, di Afrika Selatan telah mengumumkan penarikan kembali yang mempengaruhi 372 kendaraan Volvo EX30, termasuk model tahun 2024-2026 versi single-motor extended range dan dual-motor performance. Penarikan kembali ini mengatasi potensi cacat pada baterai tegangan tinggi yang dapat menyebabkan panas berlebih saat diisi hingga tingkat tinggi, yang menyebabkan risiko pelarian termal dan potensi kebakaran.

Baca juga: Xpeng Gandeng Voltron Resmikan Stasiun Pengisian Baterai Ultra Cepat Pertama di Tanah Air

Perlu diketahui, pada tanggal 26 Desember 2025, Viridi E-Mobility Technology, anak perusahaan Geely yang bertanggung jawab atas sistem baterai, mengajukan gugatan terhadap Sunwoda. Gugatan tersebut menuduh adanya cacat kualitas pada sel baterai yang dipasok antara Juni 2021 dan Desember 2023. jk-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru