Belajar di Luar Kelas, 151 Siswa SD Almadany Gresik Jelajahi Gresik Universal Science

Reporter : M. Aidid Koresponden Gresik
Suasana ceria mewarnai pagi hari 151 siswa kelas I dan II SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany), Kebomas, Gresik, Jawa Timur.  SP/ M.AIDID

SURABAYAPAGI.Ccom, Gresik – Suasana ceria mewarnai pagi hari 151 siswa kelas I dan II SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany), Kebomas, Gresik, Jawa Timur. Dengan penuh antusias, mereka mengikuti kegiatan outing class ke Gresik Universal Science (GUS) di Jalan Raya Pilangrejo, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Rabu (28/1/2026).

Rombongan yang terdiri dari 79 siswa kelas II, 72 siswa kelas I, dan 17 guru pendamping itu berangkat pukul 07.00 WIB menggunakan delapan armada Elf. Sejak dilepas secara resmi oleh Kepala SD Almadany, Lilik Isnawati, M.Pd., suasana perjalanan berlangsung hangat dan penuh keceriaan.

Baca juga: Pemkab Bangkalan Sediakan Akses Beasiswa, Dorong Generasi Baru Petani Muda

Dalam pesannya, Lilik Isnawati berpesan agar seluruh siswa mengikuti kegiatan dengan gembira, tetap bersemangat, serta mematuhi arahan guru pendamping demi keamanan dan kelancaran kegiatan.

“Kegiatan ini bukan hanya jalan-jalan, tetapi bagian dari proses belajar. Anak-anak diajak mengenal lingkungan, budaya, dan bekerja sama dengan teman-temannya,” ujarnya.

Ketua Panitia Outing Class, Rizqi Susanti, S.Psi., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak sekadar sebagai rekreasi, melainkan juga sebagai sarana pembelajaran sosial. Setiap kelas dibagi menjadi enam kelompok kecil yang terdiri dari 12–13 siswa dengan komposisi lintas kelas.

“Pembagian ini sesuai dengan tema Explore With Friends, Growing Together in Diversity. Anak-anak dari kelas yang berbeda bisa saling mengenal, belajar bekerja sama, dan menjelajah bersama,” terang Rizqi.

Baca juga: Ditarget Rampung Agustus, Sekolah Rakyat Permanen di Banyuwangi Berkapasitas 1.000 Siswa

Selama berada di Gresik Universal Science, para siswa diajak berkeliling sembilan spot edukatif, di antaranya: Peta Kebudayaan Gresik, Sejarah Gresik, Makanan khas daerah, Budaya lokal, Sejarah Islam di Gresik, Damar Kurung, Interactive Story Wall, Wahana permainan, Semesta Imaji. 

Setiap kelompok bergerak secara bergiliran dan didampingi oleh tour guide agar proses eksplorasi berjalan tertib dan maksimal.

Baca juga: Dorong Minat Belajar, Pemkot Madiun Manfaatkan 20 Angkutan Sekolah Gratis

Antusiasme anak-anak terlihat jelas saat mereka berpindah dari satu ruang ke ruang lainnya. Wahana yang disajikan dinilai modern dan dekat dengan dunia anak, memadukan unsur sejarah, budaya, dan teknologi interaktif.

Salah satu siswa kelas II Ar-Razi, Umar Abdurrohman Kudhori, mengaku paling terkesan dengan Interactive Story Wall. “Seru sekali. Tinggal diklik, langsung keluar banyak informasi tentang Kabupaten Gresik,” ujarnya dengan mata berbinar.

Kegiatan outing class ini berakhir sekitar pukul 13.00 WIB dan ditutup dengan sesi foto bersama di depan gedung Gresik Universal Science. Seluruh siswa pun pulang dengan wajah ceria, membawa pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna — membuktikan bahwa belajar tidak hanya bisa dilakukan di kelas, tetapi juga melalui petualangan bersama teman dalam keberagaman. did

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru