SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pasca diterjang banjir, kini sarana pelayanan publik dan akses jalan raya Popoh, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mulai dibuka kembali berkat kerja keras petugas gabungan dan warga gotong-royong membersihkan sisa endapan lumpur luapan banjir tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung Sudarmaji mengungkap, untuk proses pembersihan dibantu tim BPBD dan personel pemadam kebakaran dengan penyemprotan air untuk menghilangkan endapan lumpur, dimana pembersihan dilakukan sejak pagi hingga siang hari.
Baca juga: Rumah Warga di Situbondo Kebanjiran Gegara Luapan Sungai Lubawang
Selain pembersihan badan jalan, upaya penanganan juga menyasar rumah-rumah warga yang sempat terendam banjir serta sejumlah fasilitas pelayanan publik seperti Puskesmas Besole, SDN 3 Besole, dan SDN 5 Besole. "Alhamdulillah akses jalan sudah normal meski sisa endapan lumpur masih ada. Sekarang sedang dilakukan pembersihan," jelasnya, Senin (02/02/2026).
Sementara itu, untuk mempercepat normalisasi akses jalan, petugas mengerahkan alat berat berupa forklift dimodifikasi dengan tambahan bucket guna mendorong dan mengangkut lumpur dari badan jalan.
Baca juga: Waduk Karangnongko Jadi Solusi Jangka Panjang Banjir Bengawan Jero di Lamongan
Diketahui, BPBD mencatat banjir pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Desa Besole Kecamatan Besuki, Desa Ngentrong Kecamatan Campurdarat, Desa Tunggangri Kecamatan Kalidawir, Desa Sine Kecamatan Kalidawir, dan Desa Sidem Kecamatan Besuki.
Dari seluruh wilayah terdampak, kata Sudarmaji, banjir terparah terjadi di Desa Besole dengan ketinggian air mencapai setinggi lutut hingga pinggang orang dewasa. Banjir bandang kali bahkan banyak merendam ratusan rumah warga.
Baca juga: Diduga Panic Buying, Warga Ngunut Tulungagung Keluhkan Kelangkaan LPG Subsidi 3 Kg
Meski demikian, beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Adapun di Desa Sine, Tunggangri, Sidem, dan Ngentrong, kondisi banjir dilaporkan telah surut pada Sabtu pagi tanpa laporan korban jiwa maupun kerusakan berarti. tl-01/dsy
Editor : Redaksi