Diterjang Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah Warga di Tulungagung Alami Kerusakan Berat

surabayapagi.com
Petugas gabungan dan warga melihat kondisi rumah warga yang ambruk akibat angin kencang di Sumberingin Kulon, Ngunut, Tulungagung. SP/ TLG

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung melaporkan sedikitnya 59 rumah warga di wilayahnya mengalami kerusakan pada rumahnya akibat diterjang angin puting beliung yang melanda dua kecamatan di kabupaten setempat, kemarin sekitar pukul 14.27 WIB.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim BPBD Tulungagung pun langsung ditindaklanjuti dengan pendataan serta penanganan darurat di lokasi terdampak. Serta memberikan penanganan awal berupa bantuan terpal untuk melindungi rumah warga dari hujan susulan, sekaligus berkoordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait.

Baca juga: Percepat Mitigasi Bencana Semeru, Pemkab Lumajang Bangun Infrastruktur Pengendali Lahar

"Laporan awal kami terima dari Desa Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol. Petugas langsung turun ke lapangan untuk asesmen dan pendataan kerusakan," jelas Kepala pelaksana BPBD Tulungagung Sudarmadji, Minggu (08/02/2026).

Diketahui, kerusakan rumah diantaranya terjadi di Desa Bendilwungu, tercatat lima rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga berat, termasuk satu rumah yang rusak akibat tertimpa pohon yang didominasi kerusakan bagian atap dengan total 1.375 genteng dan 20 lembar asbes rusak, dan estimasi kerugian sekitar Rp4,1 juta.

Baca juga: BPBD Catat Puluhan Rumah Warga di Pamekasan Diterjang Hujan dan Angin Kencang

Selain Sumbergempol, dampak hujan disertai angin kencang juga terjadi di Kecamatan Ngunut, tepatnya di Desa Sumberingin Kulon dan Desa Sumberingin Kidul. Sebanyak 44 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi.

Selain merusak rumah warga, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan. Saat ini, petugas gabungan segera melakukan pembersihan, sehingga akses kembali normal.

Baca juga: Lewat Kawasan Manasik Haji, Pemkab Lumajang Kembangkan Wisata Religi Berbasis Edukasi

Tak lupa, BPBD juga turut memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan jika ditemukan kondisi yang membahayakan keselamatan. tl-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru