SurabayaPagi, Surabaya – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa dan berbagi kebahagiaan bersama 850 Bunda Ojek Online (Ojol) serta 455 jemaah pengajian dalam kegiatan Marhaban Ya Ramadhan di Islamic Center Jawa Timur, Surabaya, Selasa (17/2/2026).
Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ajakan memperkuat kesiapan spiritual dan sosial masyarakat dalam menyambut bulan suci.
Baca juga: Wujudkan Indonesia ASRI, Gubernur Khofifah Canangkan Bebas Sampah Plastik di Lingkungan Sekolah
Khofifah menegaskan bahwa menyambut Ramadan tidak hanya memerlukan kesiapan ibadah, tetapi juga kesiapan fisik dan mental, terutama bagi para bunda ojol yang bekerja setiap hari di jalan.
“Selamat menyambut bulan Ramadan 1447 Hijriah, mudah-mudahan kuat puasanya dan bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk serta penuh keberkahan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta seluruh jemaah yang hadir.
Khofifah mendoakan agar masyarakat Jawa Timur terus diberi kekuatan dan kesempatan meningkatkan taraf pendidikan keluarga.
“Mudah-mudahan panjenengan bisa menyekolahkan putra-putri setinggi-tingginya, ilmunya manfaat dan membawa keberkahan bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Pemprov Jatim bersama Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Timur (Baznas Jatim) menyalurkan sejumlah bantuan kepada mustahik.
Bantuan tersebut meliputi program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) sebesar Rp2 juta per semester kepada mahasiswa Universitas Merdeka Surabaya, serta beasiswa Rp1 juta kepada siswi SMK di Surabaya.
Baca juga: Kunjungi Grahadi, Dubes Uzbekistan Dorong Penguatan Hubungan Spiritual dan Ekonomi
Selain beasiswa, disalurkan pula bantuan pemberdayaan ekonomi melalui program ZChicken, ZAuto, dan ZCoffee bagi pelaku usaha kecil.
Bantuan alat kerja berupa rombong diberikan kepada penjual nasi pecel, serta bantuan modal usaha Rp1,5 juta kepada pelaku UMKM lainnya.
Baznas Jatim juga menyerahkan bantuan Program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp20 juta kepada warga Sidoarjo.
Kepada 850 Bunda Ojol dan 455 jemaah pengajian, Khofifah membagikan paket sembako berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula 1 kilogram, mi instan, dan teh kotak.
Baca juga: Pemprov Jatim Pastikan Pengawasan Berlapis untuk Penyaluran Hibah
Acara berlangsung khidmat dengan pembacaan shalawat, ayat suci Al-Qur’an, serta tausiyah Ramadan yang disampaikan Ketua Baznas Jatim, Ali Maschan Moesa.
Sementara itu, Pimpinan Baznas RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Nur Chamdani, mengingatkan pentingnya menjaga diri dari fitnah di era digital.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan dan hati. Puasa hati lebih baik dari puasa lisan, dan puasa lisan lebih baik dari puasa perut,” ujarnya, mengutip pesan Sayyidina Ali bin Abi Thalib.
Melalui kegiatan ini, Pemprov Jatim berharap Ramadan menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial sekaligus meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian terhadap sesama. Byb
Editor : Redaksi