Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Ngawi, Polres Gresik Ungkap Aksi Lintas Wilayah

Reporter : M. Aidid Koresponden Gresik
Tim Satreskrim Polres Gresik menangkap lima pelaku yang diketahui merupakan residivis dan telah beroperasi di berbagai daerah di Jawa Timur. SP/ MAIDID

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi komplotan pencuri kabel milik PT PLN yang meresahkan akhirnya berhasil dihentikan. Tim Satreskrim Polres Gresik menangkap lima pelaku yang diketahui merupakan residivis dan telah beroperasi di berbagai daerah di Jawa Timur.

Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, mengungkapkan bahwa penangkapan ini merupakan hasil pengembangan kasus pencurian kabel trafo di wilayah Duduksampeyan. Kasus tersebut sebelumnya dilaporkan warga setelah terjadi pemadaman listrik mendadak pada Februari 2026 lalu.

Baca juga: Kapolres Gresik Lakukan Sidak Layanan Publik, Tegaskan Komitmen Bebas Pungli

Dari hasil penyelidikan, diketahui pelaku memotong kabel distribusi listrik menggunakan alat berat seperti gunting besi. Aksi tersebut tidak hanya merugikan secara materiil, tetapi juga mengganggu pasokan listrik masyarakat.

“Tim berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku yang bersembunyi di wilayah Ngawi, kemudian dilakukan penangkapan,” ujar Kapolres saat memberikan keterangan, Senin (6/4/2026).

Petugas melakukan pengintaian di kawasan Jalan Basuki Rahmat, Margomulyo, Kabupaten Ngawi. Pada dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, lima tersangka berhasil diamankan di sebuah hotel tanpa perlawanan.

Kelima pelaku berinisial E.D (41), H.L (34), M.H (32), D.W (33), dan R.F (34). Tiga di antaranya diketahui merupakan residivis kasus serupa yang baru bebas pada tahun lalu.

Baca juga: Jelang Arus Mudik Lebaran, Kapolres Gresik Cek Kesiapan Pos Pelayanan Bunder

Dari pemeriksaan, komplotan ini terungkap telah melakukan aksi di banyak lokasi, meliputi sembilan titik di Gresik, 14 titik di Ngawi, serta satu lokasi di Bangkalan. Mereka menyasar kabel trafo untuk diambil tembaganya dan dijual kembali.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa gunting besi besar, linggis, palu, kunci pas, hingga perlengkapan penyamaran seperti rompi dan topi. Selain itu, ditemukan pula plat nomor palsu yang digunakan untuk menghindari kecurigaan.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan secara bersekutu dan terancam hukuman penjara hingga tujuh tahun.

Baca juga: Polres Gresik Periksa Kesiapan Senjata Api Personel Jelang Pengamanan Lebaran 2026

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan, terutama di sekitar fasilitas umum seperti gardu listrik. Ia mengimbau agar masyarakat segera melapor jika menemukan indikasi tindak kejahatan.

Polres Gresik menegaskan akan terus melakukan penindakan tegas terhadap pelaku kriminal demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya. did

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru