SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW TM) Cabang Ponorogo yang digelar pada, Minggu (17/5/2026).
Baca juga: Padukan Tradisi dan Konsep Ramah Lingkungan, Jajanan Desa Pagerukir Ponorogo Siap Mendunia
Dalam momentum tersebut, Lisdyarita mengajak seluruh keluarga besar PSHW TM untuk memperkuat soliditas internal sekaligus aktif menjaga kondusivitas dan stabilitas di wilayah Ponorogo.
Adapun Muscab kali ini mengusung tema “Satu Hati dalam Persaudaraan dan Pengabdian, Siap Jogo Ponorogo”. Acara ini juga turut dihadiri oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cabang Ponorogo, Miseri Efendi.
Dalam sambutannya, Lisdyarita menegaskan bahwa tema yang diangkat bukan sekadar slogan, melainkan sebuah komitmen bersama untuk mengabdi demi mewujudkan Ponorogo yang aman dan harmonis.
Menurutnya, organisasi pencak silat memiliki peran yang sangat strategis, terutama dalam membina generasi muda, melestarikan nilai budaya, serta menanamkan sportivitas.
"Saya berharap PSHW TM dapat menjadi teladan dalam menjaga ketertiban serta turut aktif membangun suasana yang sejuk di tengah masyarakat," ujarnya.
Lisdyarita menambahkan, kondusivitas daerah merupakan fondasi utama dalam keberlanjutan pembangunan. Oleh karena itu, ia berharap seluruh elemen, termasuk organisasi kemasyarakatan, dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah.
Selain menjadi ajang konsolidasi, forum tertinggi tingkat cabang ini juga resmi menetapkan struktur kepengurusan baru untuk masa bakti tiga tahun ke depan.
Dalam musyawarah tersebut, Gesit Baskoro terpilih sebagai Ketua PSHW TM Cabang Ponorogo periode 2026-2029. Sementara itu, posisi Dewan Penasihat diamanahkan kepada Langen Triyono.
Baca juga: Waspada! PVMBG Temukan Potensi Longsor Masih Terjadi Di Banaran dan Talun Ponorogo
Dalam sambutan perdananya setelah terpilih, Gesit Baskoro menyatakan kesiapannya untuk mengemban tanggung jawab besar ini. Ia berkomitmen membawa organisasi semakin solid dan memberikan kontribusi nyata bagi Bumi Reog.
"Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Kami siap merangkul seluruh warga PSHW TM untuk tetap satu hati dalam persaudaraan dan pengabdian," kata Gesit.
Gesit juga menegaskan komitmen organisasi untuk mendukung penuh terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"PSHW TM harus hadir sebagai bagian dari solusi, menjaga marwah persaudaraan, serta bersinergi dengan pemerintah dan aparat demi Ponorogo yang kondusif," tuturnya.
Baca juga: Perkuat Akses Pendidikan, Pembangunan Sekolah Rakyat di Ponorogo Mulai Oktober 2026
Senada dengan hal tersebut, Ketua IPSI Cabang Ponorogo, Miseri Efendi, menilai Muscab ini sebagai forum krusial untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi di bawah naungan IPSI.
"Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan serta ikut berperan dalam pembangunan," kata Miseri.
Secara keseluruhan, Muscab PSHW TM Cabang Ponorogo berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh dengan semangat persaudaraan.
Melalui kepengurusan yang baru terbentuk, organisasi ini diharapkan melahirkan keputusan-keputusan strategis yang tidak hanya memajukan internal organisasi, tetapi juga mendukung situasi aman di Ponorogo. roh
Editor : Redaksi