SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperingati 10 Muharam 1448 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya menyantuni 1.500 anak yatim lintas agama engan mengusung tema "Peduli Sesama, Berbagi Bahagia", di Convention Hall sebagai simbol penguatan nilai kemanusiaan dan toleransi di daerah dengan sebutan "Kota Pahlawan" itu.
"Para penerima santunan berasal dari berbagai wilayah dan latar belakang agama di bawah naungan organisasi-organisasi yang tergabung dalam GOW Surabaya," ungkap Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Minggu (28/06/2026).
Baca juga: Siapkan Wisata Romokalisari, Pemkot Surabaya Pisahkan Area Bermain Anak-anak dan Dewasa
Lebih lanjut, dalam kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, tetapi juga wujud komitmen Surabaya membangun kepedulian sosial, tanpa membedakan agama maupun latar belakang. Dan salah satu nilai yang paling penting dari kegiatan tersebutm yakni keterbukaan kepada seluruh anak yatim, tanpa memandang agama yang dianut. Bahkan, rangkaian acara juga diisi dengan doa bersama lintas agama sebagai wujud persatuan masyarakat Surabaya.
"Yang membanggakan, santunan ini tidak hanya diberikan kepada anak-anak yatim beragama Islam, tetapi juga kepada anak-anak dari berbagai agama. Di Surabaya, kami selalu meyakini bahwa ketika membantu sesama, kami tidak pernah membedakan agama maupun latar belakang," ujarnya.
Ia optimistis kepedulian sosial yang tumbuh di tengah masyarakat akan menjadi kekuatan untuk menjaga keharmonisan sekaligus membawa keberkahan bagi kota.
Oleh karena itu, ia berharap, kegiatan santunan anak yatim dapat terus menjadi agenda rutin setiap tahun. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang selama empat tahun terakhir terus mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, konsistensi para dermawan menjadi salah satu kunci keberlangsungan santunan bagi ribuan anak yatim di Surabaya.
Baca juga: Lewat Ajang AIS 2025, Pemkot Prioritaskan Pelaku Usaha Warga Asli Surabaya
"Saya percaya, ketika semakin banyak masyarakat yang menjalankan ajaran agamanya melalui kepedulian sosial, seperti bersedekah dan berbagi kepada sesama, insyaallah Surabaya akan dijauhkan dari bencana, musibah, dan berbagai fitnah. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat Surabaya," ujarnya. sb-01/dsy
Editor : Redaksi