SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Guna memastikan stoknya aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, tengah menggencarkan memantau bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis biosolar dan pertalite di 19 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), sekaligus menegaskan stok BBM subsidi tersebut aman.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Lumajang Aksanul Inam mengungkap jika, berdasarkan hasil pemantauan di seluruh SPBU memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi distribusi pertalite dan biosolar di Kabupaten Lumajang.
Baca juga: Pemkab Minta Data Desil Warga Lumajang Diperbarui Tiap 3 Bulan Agar Lebih Akurat
"Monitoring distribusi BBM tidak hanya bertujuan mengetahui kondisi penyaluran di setiap SPBU, tetapi juga menjadi dasar untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan masyarakat serta memperkuat koordinasi dengan Pertamina apabila diperlukan. Monitoring dilakukan agar kami memiliki data aktual mengenai kondisi penyaluran BBM. Data tersebut menjadi dasar koordinasi apabila terdapat peningkatan kebutuhan di lapangan, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga," jelasnya, Minkggu (28/06/2026).
Baca juga: Pemerintah Masih Kendalikan Penyaluran BBM Subsidi
Diketahui untuk saat ini, sebagian besar SPBU masih memiliki persediaan pertalite dan biosolar dengan jumlah yang bervariasi. Untuk pertalite, stok yang terpantau berkisar antara sekitar 1.200 liter hingga lebih dari 34 ribu liter, sedangkan biosolar berkisar antara sekitar 1.300 liter hingga 30 ribu liter, menyesuaikan pola distribusi dan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Ia menjelaskan permintaan pertalite dan biosolar di sejumlah SPBU dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berkembang secara bersamaan, mulai dari perubahan pola konsumsi masyarakat hingga meningkatnya aktivitas ekonomi pada musim panen tebu. Sehingga, dengan pemantauan yang berkesinambungan, pemerintah daerah berharap pelayanan distribusi BBM bersubsidi tetap berjalan optimal serta mampu mendukung kebutuhan masyarakat dan aktivitas ekonomi di Kabupaten Lumajang.
Baca juga: Lewat Kontes Ternak, Pemkab Lumajang Cari Kambing Senduro dan Domba Unggulan
“Monitoring distribusi BBM tidak hanya bertujuan mengetahui kondisi penyaluran di setiap SPBU, tetapi juga menjadi dasar untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan masyarakat serta memperkuat koordinasi dengan Pertamina apabila diperlukan,” jelasnya. lj-01/dsy
Editor : Redaksi