SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa fascicularis) kembali terlihat berkeliaran di kawasan Pasar Ngebel, Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Dimana, kemunculan kawanan kera tersebut merupakan fenomena yang hampir terjadi setiap tahun saat musim kemarau.
"Kalau musim kemarau mereka sering turun mencari makan. Datangnya bergerombol, jumlahnya bisa lebih dari seratus ekor," kata Kepri, warga Desa Wagir Lor, Jumat (17/07/2026)
Baca juga: Pemkab Madiun Bangun Sumur Bor di 30 Titik Puluhan Desa Terancam Kekeringan
Menurutnya, kawanan kera umumnya menyisir area pasar untuk mencari sisa makanan atau mengambil makanan yang diletakkan terbuka di lapak pedagang. Meski demikian, selama ini satwa liar tersebut tidak menunjukkan perilaku agresif terhadap warga maupun pengunjung pasar.
Baca juga: Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, Kejari Tahan Kabag Keuangan Sekwan
"Biasanya mereka hanya mencari makanan. Kalau dagangan ditutup atau dijaga, mereka juga tidak mengganggu," ujarnya.
Dan diketahui, kemunculan kera hampir terjadi setiap hari selama musim kemarau karena ketersediaan pakan di habitat alaminya berkurang. Sehingga, Warga mengimbau pedagang maupun pengunjung pasar untuk menyimpan makanan dengan baik agar tidak memancing kawanan kera mendekat ke area aktivitas masyarakat.
Baca juga: Harga Kacang Tanah di Pasar Legi Ponorogo Naik hingga Rp45 Ribu per Kg
Pasalnya, adanya fenomena tersebut telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di sekitar Telaga Ngebel yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan Pegunungan Wilis. pn-01/dsy
Editor : Redaksi