SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun untuk membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) wilayah setempat naik kelas, pihaknya tengah gencar memfasilitasi pelatihan pemanfaatan teknologi digital, di antaranya, pencatatan transaksi melalui aplikasi Point of Sale (POS) serta pemasaran produk melalui platform digital guna menjangkau konsumen yang lebih luas.
Sehingga, guna mendukung pencatatan transaksi secara digital tersebut, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil (Disnaker KUKM) Kota Madiun membagikan bantuan alat printer termal, ring light, dan clip on kepada 22 pelaku UMKM binaan dinas setempat.
Baca juga: Lewat PESONA 2026, Pemkab Lamongan Fasilitasi Pelaku UMKM Perluas Akses Pasar
"Sekarang UMKM yang menggunakan lokasi atau tempat dari Pemerintah Kota ini akan diwajibkan menggunakan POS. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pencatatan transaksi, promosi produk, hingga pembuatan konten digital bagi pelaku UMKM di era digital saat ini," ujar Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, Senin (17/08/2026).
Baca juga: Atasi Sampah Organik, Pemkot Madiun Kembangkan Budidaya Maggot
Sehingga, dengan adanya penggunaan aplikasi POS, membuat transaksi tercatat secara jelas dan menghasilkan nota sebagai bukti pembelian, sehingga memberikan kepastian bagi konsumen. Selain itu, data transaksi yang terkumpul juga dapat membantu Pemkot Madiun memotret perputaran uang di sektor UMKM secara lebih akurat.
Rekam usaha tersebut dapat menjadi gambaran perkembangan bisnis dan membuka peluang mendapatkan rekomendasi tambahan modal ketika dibutuhkan. Selain membenahi transaksi, Pemkot Madiun juga mendorong pelaku UMKM memperkuat pemasaran melalui media sosial. Dengan pelatihan tersebut, pihaknya yakin UMKM binaan dinas terkait dapat eksis menyesuaikan dengan perkembangan era digital.
Baca juga: Risma, Promosikan UMKM Gotong Royong Eks Lokalisasi Dolly
"Setelah pelatihan ini, harapannya satu, nanti printer termal dan aplikasi POS itu harus digunakan. Yang kedua, kami juga mendukung para UMKM untuk kreatif memperkenalkan produknya di sosial media. Makanya kita tambahkan tadi ada perlengkapan untuk live dan lain-lain," katanya. md-01/dsy
Editor : Redaksi