SURABAYAPAGI.com – Dalam rapat itu dengan Komisi IX DPR BGN, Kepala Badan Gizi Nasi- onal (BGN)mengusulkan anggaran un- t u k pro- g r a m makan bergizi gratis atau MBG sebesar Rp232,5 T.
Total Anggaran BGN: Rp240,2 triliun berdasarkan Surat Bersama Pagu Anggaran (SPBA).
Baca juga: ERA KEPALA BGN BARU, MASIH BIKIN KERACUNAN
Alokasi Program MBG: Rp232,5 triliun atau sekitar 96,25�ri total anggaran untuk pemenuhan gizi nasional.
Dukungan Manajemen: Rp7,3 triliun atau sekitar 3,05% untuk oper- asional pendukung.
Rapat dihadiri langsung oleh Kepala BGN Sudaryono.
Sudaryono awalnya mengatakan bahwa anggaran total BGN untuk tahun 2027 berdasarkan Surat Bersama Pagu Anggaran (SPBA) Menteri Keuangan Nomor S483/MK.03/2026 dan Menteri PPN T-767/D.9/PP.04.12/08/2026 tanggal 5 Agustus 2026 sebesar Rp240.201.499.678.000.
“Pada tanggal 9 Agustus 2026 menjadi Rp240 T atau lebih tepatnya Rp240.201.499.678.000,” kata Sudaryono saat rapat.
Baca juga: Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Naik Rp 195,3 triliun
Sudaryono mengatakan anggaran menjadi dasar rencana kerja dan anggaran BGN. Ada 2 program untuk anggaran tersebut yakni pemenuhan gizi dan dukungan manajemen.
“Rp240,2 untuk 2 program, satu untuk pemenuhan gizi nasional itu sebesar Rp232,876 atau sebanyak 96,25�n kedua dukungan manajemen sebesar Rp7,3 T atau sebesar 3,05%,” beber Sudaryono.
Sementara itu, Sudaryono membagi anggaran pemenuhan gizi nasional menjadi 2 bagian yakni untuk MBG dan dukungan teknis non MBG. Anggaran khusus untuk program MBG sebesar Rp232.503.133.201.000.
Baca juga: BGN Temukan Data Ganda Penerima MBG 6 Juta Orang
Rincian anggaran p- e- m e n u h a n g i z i n a s i o n a l Rp232.876.433.184.00 adalah:
* Program MBG sebesar Rp 232.503.133.201.000 (99,84%)
* Kegiatan teknis non MBG sebesar Rp 373.299.993.000 (0,16%). erc,jk
Editor : Redaksi