Jago PPP Siap Bertarung di Pilwali Kota Kediri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Kediri - Bakal calon Walikota Kediri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ahmad Abdul Muqtadir Takdir akhirnya mengembalikan formulir, Selasa (12/9/2017). Pengembalian berkas itu merupakan wujud kesiapan dirinya dalam meramaikan Pilwali Kota Kediri 2018 mendatang. Sebelumnya partai berlogo Ka'bah ini menerima dua bakal calon yang mendaftarkan diri dalam Pilwali Kota Kediri. Dua bakal calon itu yakni Ahmad Abdul Muqtadir yang masih kader PPP dan Sudjono Teguh Wijaya kader dari Partai Golkar. Bahkan keduanya juga merupakan anggota DPRD Kota Kediri. Ahmad Zaid, Ketua DPC PPP Kota Kediri mengatakan, tidak ada tebang pilih dalam proses penjaringan di bakal calon walikota ini. "Partai tetap berlaku adil. Meskipun kader kami juga ikut mendaftar disini. Yang jelas kita berikan hak dan kewajiban yang sama bagi semua bakal calon yang mendaftar," ujarnya di kantor DPC PPP. Pengembalian formulir pendaftaran ini merupakan tahap awal. Nantinya, berkas tersebut akan dikirim ke pimpinan pusat untuk dilakukan seleksi kembali. Kendati demikian, PPP masih terus membuka pendaftaran bagi bakal calon. Namun, untuk pengembalian formulir pihak partai memberikan batas waktu bagi bakal calon. "Nanti kita lihat perkembangannya di DPP. Pilkada ini kan serentak, jadi ada kemungkinan rekomendasi itu dikeluarkan serentak," jelasnya. Lebih jauh, untuk koalisi partai DPP memberikan kewenangan bagi daerah untuk melakukan koalisi sendiri. Selama ini belum ada intruksi pasti terkait koalisi dari DPP. "Memang ada kemungkinan intruksi koalisi ini nanti ditentukan oleh DPP. Namun, kondisi tiap daerah kan berbeda-beda, pusat masih memberikan kewenangan bagi kami," jelasnya. Terpisah, Ahmad Abdul Mutadir bakal calon Walikota Kediri datang mengembalikan formulir dengan mengendarai ojek konvensional mengaku, Kota Kediri saat ini butuh perubahan. Menurutnya kesiapan dirinya menjadi calon Walikota Kediri bisa merubah situasi dan kondisi yang saat ini masih butuh perubahan. "Nawaitu kami intinya bagaimana Kota Kediri menjadi lebih baik lagi. Dan kita siap dengan itu meningkatkan yang sudah baik serta yang belum kita perbaiki," tegasnya. Saat disinggung jika dirinya direkom menjadi Wakil Walikota Kediri? Ia mengatakan semua menjadi kewenangan partai. "Semua kita pasrahkan ke partai. Tidak ada masalah bagi saya, sebab semua mekanisme saya yakin partai dengan calon pasti terus berkoordinasi," pungkasnya. Can
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…