Serius Garap Mobil Listrik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Shanghai – Tiongkok semakin serius untuk menggarap mobil listrik di dalam negeri dengan bersiap melarang peredaran mobil bermesin bensin dan diesel. Langkah ini akan meningkatkan kendaraan listrik dan menggoyang pasar mobil terbesar di dunia dan udara di kota-kota besarnya termasuk sangat polutif. Rencana tersebut akan mengikuti keputusan Prancis dan Inggris untuk melarang penjualan mobil tersebut dari 2040, untuk mengurangi emisi berbahaya. Wakil Menteri Industri dan Teknologi Informasi Tiongkok Xin Guobin mengatakan, di hadapan sebuah forum pada akhir pekan di kota Tianjin, pihaknya telah memulai penelitian dan sedang menyusun jangka waktu untuk Tiongkok. Ia menyebut langkah-langkah itu akan mendorong perubahan lingkungan secara mendalam dan memberi momentum bagi perkembangan industri otomotif Tiongkok. “Perusahaan harus berusaha memperbaiki tingkat penghematan energi untuk mobil tradisional, dan dengan giat mengembangkan kendaraan energi baru sesuai dengan persyaratan penilaian,” kata Xin, dalam sambutan yang disiarkan televisi negara CCTV. Menurut kantor berita resmi Xinhua, Xin mengatakan bahwa kebijakan tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Sebelumnya pemerintah memperkenalkan rancangan undang-undang pada Juni untuk membuat mobil yang diproduksi secara elektrik pada 2020 melalui sistem kuota yang rumit. Meski tidak memberikan tanggal pelarangan, pengumuman itu telah mendorong saham produsen mobil dan pembuat baterai lithium di Asia, dengan pemimpin mobil listrik Tiongkok BYD menutup 4,07% di Shenzhen dan Toyota naik 1,22% di Tokyo. Asosiasi Mobil Penumpang Nasional Tiongkok menyatakan akan menjadi proses yang panjang untuk menerapkan pelarangan itu. Sekjen asosiasi tersebut, Cui Dongshu, menilai akan sulit menghentikan produksi kendaraan bertenaga bahan bakar tradisional untuk dekade atau dua dekade mendatang. “Kami mungkin membuat kemajuan signifikan dalam mobil penumpang pada 2040 atau bahkan lebih awal lagi, tapi untuk produk lain seperti truk akan sulit,” kata dia. Cui menambahkan pembuat mobil belum benar-benar berusaha keras di sektor ini dan konsumen tidak begitu mengenal kendaraan energi baru. Menurut Bill Russo, managing director Gao Feng Advisory Group, para produsen mobil Tiongkok sudah mampu bersaing dengan asing ketika harus membuat kendaraan listrik. Jika Tiongkok mengatakan tidak ada lagi ICE (mesin pembakaran dalam), seluruh dunia akan mengikuti karena tidak dapat kehilangan pasar Tiongkok yang teramat besar. Berdasarkan International Organization of Motor Vehicle Manufacturers, Tiongkok memproduksi dan menjual lebih dari 28 juta kendaraan pada tahun lalu. Penjualan kendaraan energi baru mencapai 500.000 pada 2016. Jumlah ini lebih dari 50% lebih banyak dari tahun sebelumnya dan mayoritas dibuat oleh perusahaan dalam negeri. ch
Tag :

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…