Jamaah Kecewa tak Dapat Membawa Air Zamzam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Makkah - Banyak jamaah haji Indonesia yang kecewa karena larangan membawa air zamzam dalam koper mereka. Meski sudah mengetahui sejak lama, tapi jamaah merasa membawa air zamzam di tas jinjing diperbolehkan. Hal itu disampaikan Kepala Daerah Kerja Mekah Nasrullah Jasam melakukan sosialisasi lagi ke hotel-hotel jamaah soal larangan membawa air zamzam. Jamaah yang sudah mempersiapkan air zamzam untuk mereka bawa ke Tanah Air akhirnya mengeluarkan lagi dari koper mereka. Sebelum diinformasikan ulang oleh Nasrullah, jamaah sebenarnya sudah tahu dari petugas sektor soal larangan ini. Beragam rasa kecewa pun disampaikan kepada Nasrullah yang sedang melakukan sosialisasi di Hotel Tharwat Al Raudhah 809 dan Hotel Tayeb 712. Akhirnya, karena telah mengumpulkan banyak air zamzam sejak berada di Mekah, jamaah akhirnya menghabiskannya dengan berbagai macam cara. Sebagian cara bahkan membuat Nasrullah heran. Suhendi misalnya, terpaksa mengeluarkan kembali air zamzam yang sudah masuk koper karena baru tahu ada larangan. Air zamzam kemudian diminum dan dimasak untuk membuat kopi. "Daripada dibuang kan sayang," kata Suhendi kepada Nasrullah, Senin malam. Bahkan karena jumlahnya banyak, air zamzam yang sudah dikumpulkan digunakan untuk mandi oleh Ibrahim. Jamaah asal Sukabumi itu merasakan berkah dari air zamzam yang digunakannya untuk mandi. "Alhamdulillah saya merasakan barokahnya. Setelah buat mandi saya bisa jalan lagi. Kemarin lemas dan sudah susah jalan. Tapi sekarang bisa jalan lagi," katanya. Sementara di Tayeb Hotel, Nasrullah mendatangi jamaah wanita yang tengah mengemas barang-barang mereka. Setelah mendapat penjelasan bahwa air zamzam juga tidak boleh dibawa dalam tas tentengan, mereka pun mengaku kecewa. "Kalau dibawa di tas jinjing ini katanya kan boleh Pak. Saya tadi balik lagi ke Masjidil Haram untuk ambil air zamzam. Sekarang malah enggak boleh. Kan yang enggak boleh hanya di koper Pak," kata Hj Nurhajatun asal Solo. "Boleh Bu dibawa ke bandara. Nanti sampai bandara diminum saja ya, bisa juga buat di jalan. Soalnya nanti kalau sudah masuk ruang tunggu pasti diambil petugas," kata Nasrullah. Hj Nurhajatun dan tiga teman sekamarnya, akhirnya meminum air zamzam yang sudah mereka kemas dan siap dimasukkan ke tas tengtengan. "Iya diminun saja Bu. Di bagasi atau di kabin tidak boleh. semuanya kelihatan dan akan ketahuan di mesin X-Ray," ujar Nasrullah. Menurut Nasrullah, berdasarkan hasil pengecekan pada hari keenam pemulangan jamaah, memang masih ditemukan koper yang berisi air zamzam. Hal ini jelas menyulitkan bagi petugas kargo yang melakukan pemeriksaan. Mereka harus membongkar koper dan merapikan barang bawaan jamaah setelah mengeluarkan air zamzam. "Memang masih ditemukan air zamzam di koper jamaah. Tapi dari awal kita sudah lakukan sosialisasi, jumlah jamaah yang memasukan air zamzam di koper memang sudah tidak banyak sekali," kata Nasrullah. 07
Tag :

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…