Kunci Percepatan Pembangunan Bangsa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Saat ini pembangunan menjadi concern utama negara di dunia. Tidak terkecuali Indonesia yang belakangan ini gencar membangun infrastruktur. Di sisi lain, masalah kebhinekaan kerap menjadi problem bangsa. Jika dibiarkan tentu dapat memecah belah Indonesia. Karena itu, penting sekali memperkokoh politik kebinnekaan. Tujuannya, agar potensi-potensi kebinekaan itu menjadi produktif. Nah, bagaimana caranya? -------------- Sesungguhnya, para kiai dan ulama jauh-jauh hari sudah meletakkan dasar-dasar pembangunan bangsa ke depan. Pertama, stabilitas. Pembangunan tidak mungkin berjalan dengan baik jika stabilitas tidak dapat diwujudkan. Kalau pembangunan tidak berjalan, kesejahteraan dan keadilan juga tidak mungkin menjadi kenyataan. Doktrin politik Ahlus Sunnah wal Jamaah menyatakan bahwa tidak mungkin ada keadilan dan kesejahteraan jika stabilitas tidak terbangun. Kedua, persatuan dan kebersamaan serta persaudaraan. Suatu bangsa juga tidak mungkin membangun dan menjadi maju jika terpecah-pecah dan saling bermusuhan. Persatuan dan persaudaraan yang dibangun dalam kesadaran total sebagai bangsa bermartabat akan mampu mengubah perbedaan yang ada dalam masyarakat menjadi kekuatan perubahan yang luar biasa. Ketika seluruh rakyat dan kelompok masyarakat Indonesia dari berbagai suku, agama, dan budaya sudah mempunyai satu tekad untuk merdeka pada tahun 1945 misalnya, perbedaan-perbedaan yang ada justru menjadi sumber kekuatan yang sangat besar. Dimana kekurangan satu golongan bisa ditutup oleh golongan yang lain. Ketiga, tradisi dan budaya merupakan sumber energy persatuan dan kemajuan bangsa. Seperti pernah dikatakan Nurcholish Madjid (1989), tradisi dan budaya serta warisan-warisan masa lalu adalah sumber pemikiran-pemikiran kreatif. Tanpa warisan masa lalu, proses pemiskinan kultural akan terjadi. pada tahap ini, sikap sosial dan keberagaman masyarakat akan sangat reaksioner dan keras serta kaki. KH Abdurahman Wahid yang sering disebut Bapak Toleransi dan Pluralisme Indonesia pernah mengatakan bahwa, tegaknya pluralism masyarakat bukan hanya terletak pada pola hidup berdampingan secara damai. Karena hal demikian masih sangat rentan terhadap munculnya kesalahpahaman antar kelompok masyarakat yang ada pada saat tertentu bisa menimbulkan disintegrasi. Lebih dari itu, penghargaan terhadap pluralism berarti adanya kesadaran untuk saling mengenal dan berdialog secara tulus sehingga kelompok yang satu dengan yang lain bisa saling memberi dan menerima. Kesadaran semacam inilah yang disebut toleransi plus yang dapat mempercepat pembangunan. Toleransi adalah nilai dan tradisi yang niscaya dalam sebuah masyarakat yang majemuk dan multikultur. Tanpa toleransi, masyarakat akan selalu berada dalam suasana konfliktual yang destruktif dan saling bermusuhan serta penuh arogansi dan tidak stabil. Toleransi juga adalah sesuatu yang bisa membuat perbedaan menjadi kekuatan, mentransformasikan keragaman menjadi keharmonisan. Toleransi memungkinkan masyarakat plural bergerak maju secara dinamis dalam situasi sosial yang damai dan stabil. (ifw)
Tag :

Berita Terbaru

Pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Angkatan ke-41 tahun 2026

Pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Angkatan ke-41 tahun 2026

Sabtu, 13 Jun 2026 10:17 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 10:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Acara pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Sidoarjo kelas IX angkatan ke-41 tahun 2026 depan halaman sekolah oleh Kepala SMP Negeri 1…

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kediri menggelar kegiatan Seleksi dan Pelantikan Pramuka Garuda tingkat Penggalang, P…

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Menjelang peringatan 1 Muharram yang lekat dengan momen malam 1 Suro, Pemerintah Kota Kediri mengambil langkah agresif untuk menjaga…

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Asia Pramulia Tbk mencatat pertumbuhan kinerja pada awal 2026 di tengah prospek positif industri kemasan plastik nasional yang d…

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komisi A DPRD Surabaya memastikan persoalan eks tanah ganjaran Kelurahan Sumur Welut tidak berhenti pada polemik ruilslag yang t…

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya dengan pendidikan yang baik, tetapi juga harus didukung…