SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Dalam rangka penentuan 1 Ramadhan 1447 Hijriah/2026, Ngawi Astronomy Club telah menentukan Bukit Kerek Indah (BKI) di Desa Kerek, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur menjadi salah satu lokasi pemantauan rukyatul hilal.
Penentuan titik lokasi tersebut didukung karena dari titik tersebut, lebih dari 90 kilometer ke arah barat merupakan kawasan hutan, sehingga minim polusi cahaya maupun polusi udara dan menjadi kondisi ideal untuk memantau rukyatul hilal.
"Lokasi BKI dinilai layak untuk kegiatan rukyat karena memiliki kondisi geografis yang mendukung, berada di ketinggian 149 meter di atas permukaan laut (mdpl)," ujar Ketua Ngawi Astronomy Club Rhody Agiel Saputro, Rabu (18/02/2026).
Selain itu, dari pemantauan hilal berlangsung pada Selasa (17/02/2026) bersamaan dengan pelaksanaan rukyatul hilal serentak di berbagai daerah di Indonesia. Di Jawa Timur, pada 2026 ini terdapat 21 titik yang ditetapkan sebagai lokasi pemantauan hilal.
Menurut dia, Ngawi Astronomy Club akan ikut andil pada pelaksanaan rukyatul hilal Ramadhan 1447 Hijriyah bersama sejumlah lembaga lain, seperti Badan Hisab Rukyat Ngawi, BMKG Nganjuk, serta sivitas akademika dari IAI Ngawi, dan lainnya. Pihaknya juga memprediksi hilal tidak akan terlihat pada 17 Februari 2026, sehingga puasa atau awal Ramadhan 1447 H berpotensi dimulai pada 19 Februari. "Pada saat matahari terbenam, posisi hilal masih berada di bawah ufuk sehingga belum memenuhi kriteria imkanur rukyat," katanya.
Ia menegaskan hasil tersebut merupakan kajian ilmiah berbasis hisab dan belum bersifat penetapan resmi. Adapun keputusan awal Ramadhan tetap menunggu sidang isbat yang digelar pemerintah. ng-01/dsy
Editor : Redaksi