M Nuh Dipanasi Jadi Cagub Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - DPD Gerindra Jatim masih menggodok nama-nama Bakal Calon Gubernur (Bacagub) yang akan diusung dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 mendatang. Diharapkan, kandidat yang diusung nantinya bisa merepresentasikan kepentingan akar rumput masyarakat Jatim yang berbasis nahdliyin. Salah satu kandidat yang sedang digosok Gerindra adalah M Nuh mantan Menteri Pendidikan sekaligus mantan Rektor ITS. "Kita baru proses memasak dan belum matang disampaikan ke media. Proses pematangan, kita tanya berbagai unsur menghormati kiai dan masyarakat apa persepsi soal gubernur ke depan," kata ketua DPD Gerindra Jatim Soepriyatno kepada wartawan pada Minggu (16/9/2017). Menurut dia, sampai saat ini sudah ada empat nama yang menjadi pertimbangan Gerindra untuk diusung sebagai Bacagub dalam Pilgub Jatim. Keempat nama itu adalah Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, ketua KADIN Jatim La Nyalla Mattalitti dan yang terbaru adalah mantan rektor ITS M Nuh. Pengurus Gerindra juga berkomunikasi intens untuk menyamakan persepsi dengan kandidat tersebut, sebelum menentukan dukungannya. "Ada empat calon yang pertama Khofifah, wakilnya siapa lagi digodok. Gus Ipul wakilnya Azwar Anas dan yang ketiga pak Nyalla. Yang keempat pak Nuh," tambahnya. Soepriyatno memprediksi, pada awal Oktober mendatang, arah koalisi dan dukungan dari Gerindra akan tergambar jelas. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan akan ada poros koalisi baru yakni Gerindra, PKS dan Demokrat untuk mengusung kandidat alternatif dalam Pilgub Jatim. "Semua calon kita komunikasi dengan intens, kecuali pak Nuh kita pertimbangkan tapi belum komunikasi. Nanti kita dekati," kata anggota DPR RI ini. Lantas, seberapa besar peluang partainya untuk mendukung Khofifah? Soepriyatno mengaku masih terbuka. Meski Khofifah sudah diusung Golkar, Nasdem dan Hanura, yang merupakan parpol pendukung Presiden Joko Widodo. "Jangan salah pak Prabowo dan pak Jokowi itu bersahabat. Kalau sama sama membangun untuk kepentingan bangsa semua tenang saja," ungkapnya. Sementara itu, PKB yang sudah mengusung Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai calon Gubernur Jawa Timur di Pilgub Jatim 2018, kini tinggal menunggu keputusan PDIP untuk memutuskan siapa calon wakil gubernurnya. "PDIP insyaallah wagubnya, dan ditentukan partai pendukung lainnya," kata Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar ditemui di acara senam di Alun-alun Sidoarjo, Minggu (17/9). Lulusan Unair yang biasa disapa Cak Imin itu mengatakan, PKB sudah menjajaki ke semua partai untuk berkoalisi mengusung dan mendukung Gus Ipul. "Kami sangat berharap semua ikut. Kami nggak tahu siapa nanti (cawagub). Kami menunggu dalam akhir bulan ini ada keputusan yang terbaik," tandasnya. Strategi Khofifah Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa membantah dirinya telah mengajukan surat pengunduran diri dari kabinet kepada Presiden Jokowi. Menurut Khofifah, berita pengunduran diri kabinet itu ramai dibicarakan di Medsos dan beberapa ulama, tidak diketahui sumbernya dari mana. “Sampai sekarang belum pernah berbicara maupun surat menyurat dengan presiden tentang Pilgub Jatim,” sebut Mensos RI ini. Sebelumnya Khofifah mengatakan akan mengumumkan maju tidaknya di Pilgub Jatim setelah menunaikan ibadah haji. Namun hingga kini, belum juga deklarasi maju tidaknya pada Pilgub Jatim 2018. Menanggapi hal itu, peneliti dan pengamat Politik LIPI Siti Zuhro berpendapat, sikap Khofifah yang mengulur-ulur waktu untuk memastikan maju tidaknya dalam Pilgub Jatim adalah bagian dari strategi Khofifah. Khofifah ingin langsung menggebrak di menit-menit terakhir. Sementara jaringan dukungan sudah dilakukan sejak menjadi Mensos. "Khofifah lebih sering blusukan di Jatim dibanding daerah lain," papar Zuhro. Bisa jadi strategi ini untuk mengecoh kandidat lain, katakan Saifullah Yusuf yang sampai sekarang belum ada lawannya. "Gus Ipul sudah terlanjur toto-toto menghadapi Khofifah ternyata Ketum Muslimat NU itu tidak jadi ikut Pilgub. Yang untung Gus Ipul, bisa melenggang tanpa tanding," ujar peneliti senior ini. n rko/sg
Tag :

Berita Terbaru

Parkir Berlangganan Sesuai Aturan, Warga Kota Mojokerto  Diuntungkan

Parkir Berlangganan Sesuai Aturan, Warga Kota Mojokerto  Diuntungkan

Minggu, 05 Apr 2026 11:37 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:37 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Program parkir berlangganan yang diterapkan Pemerintah Kota Mojokerto dinilai memberikan kemudahan. Masyarakat cukup …

Mengandung Gas dan Berpotensi Ledakan, Pemkab Setop Pengeboran Sumur di Sumenep

Mengandung Gas dan Berpotensi Ledakan, Pemkab Setop Pengeboran Sumur di Sumenep

Minggu, 05 Apr 2026 11:32 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dalam rangka mengantisipasi kebakaran dan ledakan lantaran pengeboran sumur di di Dusun Somangkaan, Desa Karduluk, Kecamatan…

Sidak Pasar Tradisional, Dirut Bulog: Mayoritas Harga Pangan Stabil dan di Bawah HET

Sidak Pasar Tradisional, Dirut Bulog: Mayoritas Harga Pangan Stabil dan di Bawah HET

Minggu, 05 Apr 2026 11:22 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:22 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan pemantauan langsung terhadap harga bahan pangan di Pasar Wonokromo, S…

Dorong Pemerataan Ekonomi, Pemkab Banyuwangi Batasi Operasional Toko Swalayan dan Ritel Modern Berjejaring

Dorong Pemerataan Ekonomi, Pemkab Banyuwangi Batasi Operasional Toko Swalayan dan Ritel Modern Berjejaring

Minggu, 05 Apr 2026 11:21 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi  - Sebagai upaya mendorong pemerataan ekonomi serta memberi ruang bagi warung rakyat dan pelaku usaha UMKM agar tetap berkembang, …

Dinilai Efektif, SPPG di Kota Malang Mulai Uji Coba Terapkan MBG Konsep 'Prasmanan'

Dinilai Efektif, SPPG di Kota Malang Mulai Uji Coba Terapkan MBG Konsep 'Prasmanan'

Minggu, 05 Apr 2026 11:09 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Baru-baru ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Malang Unit Gadang 2 melakukan inovasi pada mekanisme pendistribusian…

Tersangkut Kabel Listrik, Damkar Tulungagung Gercep Evakuasi Balon Udara Berukuran 2,5 Meter

Tersangkut Kabel Listrik, Damkar Tulungagung Gercep Evakuasi Balon Udara Berukuran 2,5 Meter

Minggu, 05 Apr 2026 10:54 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Festival balon udara disaat lebaran ketupat memang sudah menjadi tradisi tahunan. Namun, dibalik festival yang cantik tersebut…