SURABAYAPAGI.com, Malang - Baru-baru ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Malang Unit Gadang 2 melakukan inovasi pada mekanisme pendistribusian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menggunakan konsep prasmanan atau buffet yang saat ini masih dalam tahap uji coba dan tidak menutup kemungkinan akan diterapkan ketika dinilai efektif.
"Jadi ini uji coba pertama kali kami. Diharapkan kalau memang efektif, ke depannya kemungkinan bakal ada prasmanan," ujar Kepala SPPG Kota Malang Unit Gadang 2 Ita Herlistyawati di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kota Malang, Minggu (050/04/2026).
Sedangkan terkait ide prasmanan yang diterapkan oleh SPPG tersebut muncul setelah pihaknya mengikuti pertemuan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) beberapa waktu lalu. Saat uji coba inovasi ini dilakukan dengan mengambil momentum acara halal bihalal yang dilaksanakan oleh pihak MIN 2 Kota Malang.
"Dengan penerapan model prasmanan ini para pelajar tidak lagi menerima paket menu MBG menggunakan ompreng, tetapi langsung mengambil sendiri makanan yang telah dihidangkan," ujarnya.
Ia menyebutkan, total ada 1.300 porsi MBG untuk lembaga pendidikan itu, menu makannya kebanyakan bertemakan hari raya dari olahan daging ayam, sayur labu siam, telor, hingga buah. Meskipun ada kebebasan siswa dalam memilih menu makanan, namun pengawasan oleh tim dari SPPG tetap dilakukan secara ketat agar porsi makanan sesuai dengan aspek keseimbangan gizi.
"Jadi ada dari tim pemorsian kami yang mengawasi anak-anak itu dalam pengambilannya," ucap dia.
Sedangkan terkait tantangan dalam pelaksanaan konsep prasmanan, SPPG Unit Gadang 2 Kota Malang memastikan akan selalu melakukan evaluasi terhadap penerapan konsep ini. Dan dari hasil evaluasi akan menjadi bahan pertimbangan menentukan proses perbaikan penerapan konsep prasmanan untuk menyempurnakan pelaksanaan ke depan.
"Kalau memang masih perlu ada perbaikan atau ada kendala kami mencari solusinya bersama-sama," tutur dia. ml-02/dsy
Editor : Redaksi