Penggusuran PKL Sumatra Sisakan Masalah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Gresik - Eksekusi pedagang kaki lima (PKL) Jalan Sumatra depan kampus Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Gresik, rupanya masih menyisakan masalah. Kendati saat dilakukan eksekusi, berjalan mulus dan tidak menuai protes warga. Pemkab Gresik membersihkan PKL, di lahan ini karena ingin mengembalikan fungsi lokasi ini sebagai trotoar dan gorong-gorong. Terlebih, keberadaan PKL makanan tersebut menempati lahan jalur hijau ini secara ilegal karena tidak mengantongi ijin dari pemerintah daerah. Pertanyaannya, lantas gerangan masalah apa yang tersisah dibalik eksekusi PKL yang konon liar itu? Menurut sumber layak yang diperoleh di lokasi pembongkaran stand PKL Sumatra ini, pertama, tim eksekusi ternyata hanya membongkar stand milik PKL makanan. Sedangkan PKL penjual tanaman yang menempati trotoar, tetap dibiar tanaman mereka di atas trotoar. "Mestinya kalau trotoar ini mau difungsikan, jangan hanya PKL makanan dibersihkan. Penjual tanaman yang memakai trotoar harus pula dibersihkan. Itu baru adil dan bijak," ujar sejumlah PKL makanan korban eksekusi kepada Surabaya Pagi, Jumat (22/9). Kedua, pemkab diminta mengusut pedagang tanaman yang menyewakan trotoar atau jalur hijau ke PKL. Pasalnya, PKL makanan yang berjualan disana mendapat ijin dari mereka dan membayar biaya sewa tempat. Karena itu, penggusuran yang telah dilakukan itu, tidak bisa dijalankan begitu saja. Karena pedagang makanan ini, membayar melalui pedagang tanaman. "Nah, yang perlu diusut itu, kemana biaya sewa lahan ini mengalir. Apakah ide ini dari pedagang tanaman yang bukan pemilik lsham atau ada oknum pegawai yang memainkan lahan milik pemkab ini secara ilegal," kata sejumlah mahasiswa yang mengaku langganan makan di PKL depan kampus Unmuh ini. Sebelumnya, Firman Abdullah, Kabid Perdagangan Diskoperindag Gresik juga mengakui jika PKL makanan yang digusur ini menempati trotoar tersebut lantaran menyewa dari penjual tanaman. Hanya saja, ia tidak tahu pasti besaran sewa yang ditarik dari pedagang makanan ini. "Pedagang makanan ini kan menyewa ke penjual tanaman itu. Padahal inikan trotoar," kata Firman. Mis
Tag :

Berita Terbaru

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah t…

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyampaikan sejumlah tuntutan buruh dalam peringatan Hari B…

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Insiden ambruknya plafon terjadi di Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun, Kamis (30/4/2026) sore, viral di media sosial. Dalam video y…

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura   ‎

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura  ‎

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) yang tergabung dalam Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI) menyuarakan sejumlah tuntutan dal…