Komplotan Pencopet "Legendaris" Diringkus Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Solo – Residivis komplotan copet ditangkap petugas kepolisian Solo. Komplotan copet tersebut sudah melakukan aksinya selama 14 tahun. Biasanya yang menjadi sasarannya ialah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Tiga pelaku pencopet yang tertangkap polisi adalah Joko Ariyanto (39) warga Kampung Balong, RT 006 /RW 006, Sudiroprajan, Jebres. Kemudian Mulut (43) warga Kampung Kragilan RT 005 /RW 024, Kadipiro, Banjarsari dan Muji Lesmono, 40, warga Kampung Bibis Baru RT 003 /RW 024, Nusukan, Banjarsari, Solo. Menurut Kapolsek Serengan, AKP Giyono, penangkapan ketiga pelaku berawal dari laporan seorang korban bernama Nila Ningrum (26), warga Wonogiri. Nila yang bekerja sebagai guru SMP kecopetan saat menumpang bus PO. Raya jurusan Pacitan-Solo pada tanggal 6 Agustus 2017 lalu. Nila melaporkan telah kehilangan dompet sesaat sebelum turun di terminal. "Pada saat itu kami meminta keterangan dari korban, dan kami menemukan informasi korban melukis nomor pin ATM nya di buku tabungannya. Lalu kami lacak dan pelaku benar melakukan pengambilan uang dari ATM milik korban. Kemudian kami lakukan pengejaran," kata Giyono, Jumat (22/9/2017) di Polsek Serengan. Adapun uang yang dikuras dari tabungan Nila sebesar Rp 5 juta sudah habis untik berfoya foya. Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa topi warna putih, tas pinggang warna hitam dan sebuah telepon genggam merek Lenovo. Ketiga pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP denga ancamam hukuman 7 tahun penjara.
Tag :

Berita Terbaru

Masuk 10 Besar di Jatim, Dispertahankan Catat Produksi Padi di Ponorogo Capai 7,5 Ton per Hektare

Masuk 10 Besar di Jatim, Dispertahankan Catat Produksi Padi di Ponorogo Capai 7,5 Ton per Hektare

Senin, 11 Mei 2026 12:41 WIB

Senin, 11 Mei 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) setempat mencatat…

Jelang Idul Adha, Harga Sapi Kurban di Kota Madiun Naik Tembus Rp80 Juta per Ekor

Jelang Idul Adha, Harga Sapi Kurban di Kota Madiun Naik Tembus Rp80 Juta per Ekor

Senin, 11 Mei 2026 12:33 WIB

Senin, 11 Mei 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menjelang Hari Raya Idul Adha yang tinggal beberapa pekan lagi, harga sapi kurban di Kota Madiun mulai mengalami kenaikan menjelang…

Pasca-Muswil, PII Jatim Siapkan Program Strategis Penguatan Kompetensi dan Hilirisasi Industri

Pasca-Muswil, PII Jatim Siapkan Program Strategis Penguatan Kompetensi dan Hilirisasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 12:10 WIB

Senin, 11 Mei 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Usai terpilih kembali sebagai Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Jawa Timur periode 2026–2029, Gentur Prihantono San…

Bakal Revitalisasi Pasar Tradisional, Pemkab Sidoarjo Anggarkan Rp 2,3 Miliar

Bakal Revitalisasi Pasar Tradisional, Pemkab Sidoarjo Anggarkan Rp 2,3 Miliar

Senin, 11 Mei 2026 11:59 WIB

Senin, 11 Mei 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Banyaknya kios kosong hingga persaingan dengan pasar modern menjadi sorotan di Kabupaten Sidoarjo, kini Pemerintah Kabupaten…

Tumbuhkan Inovator Muda, Lumajang Bangun Pembelajaran Teknologi Berkelanjutan

Tumbuhkan Inovator Muda, Lumajang Bangun Pembelajaran Teknologi Berkelanjutan

Senin, 11 Mei 2026 11:26 WIB

Senin, 11 Mei 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai langkah strategis dalam menumbuhkan inovator muda, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur membangun ekosistem…

Siswa SDI Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Hadirkan Inovasi Ramah Lingkungan dan Peluang Usaha

Siswa SDI Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Hadirkan Inovasi Ramah Lingkungan dan Peluang Usaha

Senin, 11 Mei 2026 11:23 WIB

Senin, 11 Mei 2026 11:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kreativitas, kepedulian, dan keberanian tampil di ruang publik ditunjukkan oleh siswa-siswi SDI Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya m…