Kerupuk Rambak dari Kulit Biawak Mulai Digemari Warga Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.Com, Lamongan - Sulit dipercaya kalau kulit biawak/nyambek, teryata bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku kerupuk rambak, dan mendatangkan pundi-pundi rupiah. Kini kerupuk dengan bahan dasar binantang ekstrim ini menjadi buruan warga di Lamongan. Dari tangan terampil Yanto warga Dusun Klubuk, Desa Sumbersari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kulit binantang ekstrim itu disulap sebagai bahan untuk membuat kerupuk rambak, dengan cita rasa yang menggoda pembeli. Seperti yang diceritakan oleh Yanto, dirinya menggeluti usaha ini berawal, adanya sisa-sisa hasil pengelolaan kuliner esktrim yang digeluti istrinya."Istri kebetulan jualan kuliner dengan masakan ikan dari bahan binantang ekstrim seperti biawak dan lain-lain "ujarnya Minggu (24/9/2017). Dari hasil pengolahan itulah, setiap kali masak biawak terisah kulitnya, dan ketimbang kulitnya dibuang, akhirnya ia manfaatkan sebagai bahan baku kerupuk rambak."Kalau kerupuk rambak dari bahan kulit sapi kerbau itu sudah biasa dan umum, namun rambak dari kulit binantang Biawak, mungkin baru saya,"akunya. Untuk proses pengolahannya kerupuk rambak berbahan kulit biawak sendiri, sambung Yanto, membutuhkan waktu yang cukup lama. “Biawak pertama dikuliti, setelah itu dipotong-potong seukuran jari panjang dan lebarnya, lalu di cuci bersih, habis itu direbus sampai lunak,” ucapnya memaparkan. Setelah lunak, rambak kulit biawak tersebut, lanjutnya lantas diberi bumbu-bumbu, untuk selanjutnya dijemur di bawah terik matahari. “Dijemur sampai kering baru setelah itu di goreng,” tutur Yanto. Menurut Yanto, mulai dari proses menguliti biawak sampai digoreng, membutuhkan waktu selama dua hari, bahkan bisa lebih. “Dari berat 1 kwintal biawak bisa jadi 10 kilogram kerupuk,” ujarnya. Di dapur itulah, Yanto dan Kustiningsih selalu sibuk untuk mengolah rambak untuk kemudian dijual di Depot Indah, sebagai kuliner ringan berupa kerupuk untuk pelengkap makan. "Satu bungkus di jual 3 ribu rupiah, ukuran ½ ons," kata pemilik Depot Indah, Kustiningsih. Industri kerupuk rambak yang dijalankan Kustiningsih merupakan hal yang baru. Namun, dalam sehari untuk kuliner ringan ini bisa mengantongi keuntungan Rp 90 ribu. “Sehari bisa habis terjual 30 bungkus, itu sama dengan kilogram kulit biawak,” ujarnya. Lalu bagaimana dengan rasa dari kerupuk rambak kulit biawak ini. “Rasanya gurih-gurih asin gitu, cita rasanya khas, dan yang pasti renyah banget,” ucap Ardy, satu di antara penikmat kerupuk rambak unik ini.jir
Tag :

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…