Diburu Sejak Januari 2017, Ditembak Mati karena Se

Dua Rampok Sadis Ditembak Mati

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pungkas sudah petualangan dua perampok ini. Sebab, keduanya ditembak mati oleh Tim Anti Bandit (TAB) Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Tidak tanggung-tanggung, perburuan terhadap dua penjahat paling diburu itu bahkan dilakukan sejak Januari 2017 lalu. Beberapa kali pula penyergapan dilakukan. Tapi beberapa kali pula kedua rampok itu lolos. Sebab, kedua rampok itu cukup licin. Kedua rampok sadis itu bernama Rusli (37), warga Jalan Simomulyo Baru 7A/4 Surabaya dan Muzem (25) warga Jalan Karang Asem, Ploso Tambaksari Surabaya. Keduanya disergap oleh TAB Unit Resmob pada Selasa (26/9/2017) pagi sekitar pukul 05.00 Wib, pada saat keduanya hendak mengirim motor curian ke Madura. Penyergapan itu dilakukan di dekat rumah Muzem, yaitu Karangasem Ploso Tambaksari Surabaya. Saat menyergap dua penjahat sadis itu, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard Sinambela menerjunkan 14 personil TAB Unit Resmob yang dipimpin oleh Kanit Resmob Iptu Bima Sakti dan Kasubnit Resmob Iptu Irwan Nugroho. "Sengaja kami terjunkan personil sebanyak itu. Karena dua pelaku ini memang sangat berbahaya. Mereka selalu melawan dan menyerang korban korbannya bahkan petugas. Karena mereka selalu mempersenjatai diri dengan senjata tajam," sebut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol M Iqbal. Didampingi AKBP Leonard, Kombes Pol M Iqbal menambahkan, anggotanya terpaksa mengambil tindakan tegas terukur terhadap kedua pelaku. Sebab saat disergap, kedua pelaku menyerang anggotanya menggunakan celurit dan parang. "Saat mereka menyerang, sesuai SOP, anggota kami yang lain memberi tembakan peringatan. Tapi, kedua pelaku tidak menggubris. Akhirnya terpaksa kami lumpuhkan keduanya," beber Kombes Pol M Iqbal. Setelah tumbang terkena tembakan, kedua pelaku sempat dilarikan ke RSU dr Soetomo. Namun nyawa keduanya tidak selamat dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter. Dari pantuan di Kamar Mayat RSU dr Soetomo, Rusli terkena satu tembakan di dada kirinya. Sedangkan Muzem, terkena dua tembakan, juga di bagian dada kirinya. "Ini sebagai bentuk peringatan juga bagi penjahat penjahat lain yang masih mencoba 'bermain' di Surabaya. Sebab dalam sebulan terakhir, sudah ada 4 penjahat yang kami tembak mati. 3 oleh Reskrim, dan 1 oleh Resnarkoba," tegas Kombes Pol M Iqbal. -- Track Record Rusli dan Muzem -- Rusli bukanlah nama baru di dunia kejahatan. Dia adalah residivis pelaku curanmor (pencurian kendaraan bermotor) dan curas (pencurian dengan kekerasan). Dia pernah ditangkap Polsek Dukuh Pakis atas kejahatannya. Namun setelah keluar penjara, dia justru merancang aksi berikutnya dengan merekrut sejumlah pelaku. Diantaranya Muzem dan NN (lebih dulu ditangkap hidup-hidup) dan satu pelaku lagi yang masih diburu. Darisanalah, Rusli menjadi kapten dalam kelompoknya. "Kelompok ini adalah kelompok penjahat dengan modus pepet rampas, nendang bacok. Mereka tak segan melukai siapapun yang menghalangi aksinya. Ini adalah kelompok sadis. Dan pada saat kami sergap, keduanya bahkan bermain curanmor. Yaitu mencuri motor Honda Vario di Sarirogo Sidoarjo," ungkap Kombes Pol M Iqbal. Sementara itu, AKBP Leonard menambahkan, perburuan itu dilakukan pihaknya setelah mendapat 4 LP (laporan polisi) dengan rentang waktu Januari hingga September 2017. Sejak itulah, penyanggongan terhadap keduanya diintensifkan dalam satu bulan terakhir. Sebab dalam sebulan terakhir, pihaknya mensinyalir Rusli Cs melakukan kejahatan setiap hari. "Setiap hasil, mereka langsung menyeberang ke Madura untuk menjual hasil curiannya," ulasnya. Dari catatan kepolisian, Rusli dan Muzem adalah penjahat yang beraksi di seluruh wilayah di Surabaya, Sidoarjo bahkan Gresik. Di Surabaya sendiri, Rusli Cs sering menyasar daerah barat Surabaya. Mulai Pakal, Benowo, Tandes hingga Lakarsantri. Dugaan itu terkuak, setelah dalam penyergapan tersebut, pihaknya mendapatkan sejumlah barang bukti yang mengejutkan. Diantaranya, 1 tas ; 4 HP ; 1 gembok rusak ; satu tang kecil ; 3 kunci motor merk Honda dan sepasang plat nomor polisi W 3777 DA. Selain itu, ada juga 1 kunci T ; 5 anak kunci T ; 2 kunci palang ; sebilah celurit besar ; sebilah parang ; motor hasil curian Honda Vario bernopol palsu L 5763 HF (yang asli W 3777 DA) ; 2 alat pembuka gembok serta sebuah dompet berisi KTP, SIM C dan STNK Satria L 5763 HF milik korban Subagyo. "Mereka juga pengguna aktif narkoba. Sebab kami juga menemukan sebuah alat hisap sabu, 8 pipet dan 10 plastik bekas sabu. Kami duga, sabu ini dikonsumsi sebelum beraksi. Apalagi, kelompok ini adalah kelompok pelaku yang biasa beraksi dini hari hingga subuh," ujar AKBP Leonard. Bkr
Tag :

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…