Jangan Sampai Keliru Membersihkan Muka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Mencuci muka, jika dilakukan dengan benar, adalah cara termudah dalam rutinitas perawatan kulit. Tapi, tahukah Anda beberapa hal yang kita lakukan saat mencuci muka ternyata keliru dan malah membuat wajah cepat tua? Buang-buang uang membeli pembersih mahal Jika pembersih wajah Anda harganya mahal, mungkin sebenarnya Anda sedang menggelontorkan uang di saluran pembuangan, kata Deb Jaliman, M.D, seorang dermatolog New York. Kita tidak perlu sabun muka yang mahal karena pembersih itu hanya berada sementara waktu di kulit, dan bukan berfungsi sebagai obat. Alih-alih memilih pembersih muka yang mahal, para ahli menyarankan memakai uangnya untuk membeli produk perawatan kulit yang bisa membuat perbedaan di kulit, seperti pelembab, tabir surya, dan serum. Hanya mencuci muka satu kali kali sehari Walau Anda sudah membersihkan muka sebelum tidur, namun hanya membasuh dengan air pada pagi hari tidaklah cukup, kata Jaliman. "Pada malam hari, saat tidur, bakteri terbentuk di kulit, disertai dengan produksi minyak yang berlebih, (dan) perlu dihilangkan," katanya. Jika pagi dan sore hari Anda tak sempat membersihkan muka, sediakanlah waktu di malam hari, tepat sebelum tidur. Sebab kulit perlu dibersihkan sebelum tidur untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan polusi yang tertumpuk pada siang hari. Polusi, khususnya, merupakan faktor utama yang membuat kulit stres. Penelitian menunjukkan bahwa polutan mengandung sejumlah senyawa buruk--termasuk komponen partikulat, asap rokok, dan ozon--yang menyebabkan hilangnya kolagen dan masalah pigmentasi. Salah menggunakan pembersih Jika Anda memiliki kulit berminyak atau berjerawat, cobalah menggunakan pembersih dalam bentuk gel. "Ini membersihkan dan menghilangkan minyak dengan lebih baik," kata Jessica Wu, M.D., seorang ahli kulit di Los Angeles. Namun mereka yang memiliki kulit kering atau sensitif harus memilih pembersih yang lebih lembut untuk membantu menjaga minyak alami di kulit dan kelembaban. Membersihkan dengan air panas "Air panas mungkin terasa nyaman, tapi bisa menghilangkan kelembaban dan minyak alami, menyebabkan kulit kering, merah, dan gatal," kata David Bank, M.D. seorang ahli kulit di Mount Kisco, New York. Lebih baik gunakan air dingin atau hangat, dan jangan lupa membilas sabun wajah sampai benar-benar bersih. Menggunakan scrub kasar Kulit mengelupas beberapa kali dalam sepekan bisa menjadi pertanda baik: Sebab, ini membantu mengangkat sel kulit mati dan mempermudah penggunaan produk anti-penuaan. Tapi mengelupas terlalu sering tidak baik, jadi pilih scrub yang tepat untuk keperluan Anda. "Butiran scrub berbentuk kasar akan menyebabkan kerusakan kulit dan menimbulkan garis, keriput, dan pori yang rusak," kata Dr. Wu. Jika tidak menyukai scrub, maka bisa memilih toner dan pad (bantalan) dengan kandungan asam alfa-hidroksi (AHA) atau asam salisilat, karena berfungsi baik untuk kulit berminyak atau berjerawat. Menggunakan sikat pembersih setiap hari Memang benar kalau menggunakan sikat muka dapat membersihkan kulit lebih baik dibandingkan hanya dengan tangan. Tapi, jika kulit terlalu kering, sensitif, atau rentan memerah, alat ini dianjurkan tidak digunakan setiap saat, khususnya jika mengandung bahan seperti retinoid atau AHA. "Terlalu banyak pengelupasan kulit bisa menciptakan peradangan, yang pada akhirnya kulit bertambah tua," kata Bank. aas
Tag :

Berita Terbaru

Wihadi Wiyanto Anggota Komisi XI DPR RI Dorong Perlindungan bagi Industri Legal dan Pemberantasan Rokok Ilegal

Wihadi Wiyanto Anggota Komisi XI DPR RI Dorong Perlindungan bagi Industri Legal dan Pemberantasan Rokok Ilegal

Rabu, 29 Jul 2026 12:13 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 12:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro – Anggota Komisi XI DPR RI, Wihadi Wiyanto, menegaskan pentingnya keberlangsungan industry hasil tembakau Sigaret Kretek Tangan (…

Berantas Judi Online, Kejari Surabaya Setor Rp9,05 Miliar Hasil Rampasan TPPU ke Kas Negara

Berantas Judi Online, Kejari Surabaya Setor Rp9,05 Miliar Hasil Rampasan TPPU ke Kas Negara

Rabu, 29 Jul 2026 12:11 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya mengeksekusi putusan pengadilan dengan menyetorkan uang sebesar Rp9.051.209.000 ke kas negara s…

Belum Penuhi Syarat, KKP Verifikasi Usulan Lahan Budidaya Ikan Tematik di Tulungagung

Belum Penuhi Syarat, KKP Verifikasi Usulan Lahan Budidaya Ikan Tematik di Tulungagung

Rabu, 29 Jul 2026 12:09 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 12:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti usulan lahan program Budi daya Ikan Darat Tematik di Tulungagung, saat ini Kementerian Kelautan dan Perikanan…

Dorong Ekonomi Daerah, Festival Ekraf di Probolinggo Libatkan Puluhan UMKM

Dorong Ekonomi Daerah, Festival Ekraf di Probolinggo Libatkan Puluhan UMKM

Rabu, 29 Jul 2026 11:28 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai langkah strategis dalam mendorong perekonomian daerah, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar)…

Dorong Produktivitas Petani, Pemkab Ponorogo Salurkan Alsintan ke 44 Poktan

Dorong Produktivitas Petani, Pemkab Ponorogo Salurkan Alsintan ke 44 Poktan

Rabu, 29 Jul 2026 11:23 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung percepatan swasembada pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Membaiknya Ekosistem Terumbu Karang, Pemkab Trenggalek Mulai Kembangkan Wisata Selam

Membaiknya Ekosistem Terumbu Karang, Pemkab Trenggalek Mulai Kembangkan Wisata Selam

Rabu, 29 Jul 2026 11:17 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Seiring membaiknya ekosistem terumbu karang hasil konservasi yang dilakukan masyarakat pesisir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…