Dua Pendekar Tewas Dikeroyok Suporter Sepak Bola

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dua pendekar dari perguruan pencak silat setia hati (PSHT) Terate, tewas di Jalan Raya Balongsari, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya , Jawa Timur. Mereka adalah Eko (25), dan Aris (20) yang berasal dari Bojonegoro, Jawa Timur. Tewasnya dua pendekar itu terjadi Minggu (1/10) dinihari, sekitar 01.30 WIB. Saat itu keduanya yang mengendarai sepeda motor Honda CB S 4353 DT, dari arah Gresik masuk ke Surabaya. Namun, saat di Jalan Balongsari, keduanya berpapasan dengan para suporter bola yang baru saja menyaksikan pertandingan Liga 2 di Gelora Bung Tomo Surabaya, yakni antara Persebaya Surabaya melawan Persigo Semeru FC, terjadi salah komunikasi. Sehingga, terjadi perkelahian antara dua pendekar dari PSHT dengan suporter bola yang menggunakan atribut Bonek. Perkelahian itu tidak seimbang, karena lebih banyak suporter daripada dua pendekar tersebut. Karena dua pendekar itu terpisah dengan rombongannya. Tidak berimbang perkelahian itu, Eko dan Aris terluka parah, karena dihajar oleh suporter. Keduanya langsung dibawa ke Rumah Sakit Muji Rahayu oleh warga dan suporter lainnya, tapi tidak terselematkan nyawanya. Insiden tersebut dibenarkan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Iqbal, bahwa ada dua orang tewas dari salah satu perguruan pencak silat. "Kejadian itu secara spontanitas, karena berpapasan. Melihat ada dua orang menggunakan pakaian dengan label dari perguruan pencak silat, akhirnya terjadi perkelahian," terang dia. Dari situ pihak kepolisian akan mengusut tuntas kasusnya. Supaya tidak melebar, dan terjadi konflik antara PSHT Terate dengan koordinator suporter. "Ini nanti akan dilakukan mediasi. Tapi, kasus tetap ditangani. Karena sudah mengarah ke arah tindak pidana kriminalitas, yang menghilangkan nyawa orang.(FF)
Tag :

Berita Terbaru

Kompolnas Awasi Operasional Polri Melalui Investigasi

Kompolnas Awasi Operasional Polri Melalui Investigasi

Kamis, 07 Mei 2026 06:30 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:30 WIB

SURABAYAPAGI : Komisi Percepatan Reformasi Polri telah menyerahkan rekomendasi mengenai reformasi kepolisian ke Presiden Prabowo Subianto. Hasil akhir tersebut…

Pimpin DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri Perkuat Sinergi Eksekutif–Legislatif untuk  Kepentingan Rakyat

Pimpin DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri Perkuat Sinergi Eksekutif–Legislatif untuk Kepentingan Rakyat

Kamis, 07 Mei 2026 06:28 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:28 WIB

Surabaya Pagi – Kekosongan Ketua DPRD Kota Surabaya akhirnya terisi. Tongkat estafet kepemimpinan DPRD Kota Surabaya resmi berganti. Yang sebelumnya dijabat a…

Biadab! Santri Hamil Dinikahkan dengan Santri Senior

Biadab! Santri Hamil Dinikahkan dengan Santri Senior

Kamis, 07 Mei 2026 06:23 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:23 WIB

SURABAYAPAGI : Kuasa hukum santriwati korban pemerkosaan pendiri ponpes di Pati mengungkapkan salah satu perilaku biadab tersangka berinisial AS (52). Ada…

Mantan Dirut PT Pertamina, Naik Banding Dihukum Badan 4x Lebih Berat

Mantan Dirut PT Pertamina, Naik Banding Dihukum Badan 4x Lebih Berat

Kamis, 07 Mei 2026 06:15 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:15 WIB

SURABAYAPAGI : Ingat kasus vonis mantan Direktur Umum PT Pertamina (Persero) periode 2012-2014, Luhur Budi Djatmiko. Saat banding, vonisnya malah diperberat…

Hakim Militer Jadwalkan Periksa Aktivis kontras di RS

Hakim Militer Jadwalkan Periksa Aktivis kontras di RS

Kamis, 07 Mei 2026 06:11 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:11 WIB

SURABAYAPAGI : Hakim mengatakan jika Andrie tak bisa hadir secara fisik maka majelis yang akan datang ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan di tempat.…

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

SURABAYAPAGI : Kuasa hukum Richard Lee, Abdul Haji Talaohu, akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait kabar pencabutan sertifikat mualaf kliennya oleh…