Diet Keto Jadi Tren Masa Kini, Peneliti Ungkap Manfaatnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta- Kegemukan sampai pada taraf obesitas tidak asing lagi bagi masyarakat. Semakin banyaknya penduduk dunia yang menderita kelebihan berat badan, maka diet pengurangan berat menjadi semakin dicari, termasuk diet keto. Di samping itu pengurangan berat badan terus menjadi trending topic yang biasanya mengusik pertanyaan lebih lanjut. Seperti dikutip dari bigthink.com pada Minggu (30/9), begini penjelasan ringkasnya. Tubuh manusia membakar lemak dan karbohidrat untuk menjadi energi. Karena budaya pangan kita berkutat kepada karbohidrat, maka hampir semua makanan yang diproses didominasi karbohidrat atau gula.Pahamilah bahwa dua hal itu -- karbohidrat dan gula -- sebenarnya merupakan hal yang sama setelah enzim dalam air liur mulai mencerna makanan dalam mulut. Ketika kita menyingkirkan karbohidrat, maka tubuh kita pun mulai membakar lemak untuk menjadi energi. Karena lemak dipakai untuk menjadi energi, berat badan pun turun.Sayangnya, otak kita tidak bisa membakar lemak karena kebutuhan energi yang lebih besar. Otak memerlukan gula. Atau, ketika kita mengurangi glukosa dari tubuh, yang dipakai adalah zat ketone. Dua penelitian yang terbit dalam Cell Metabolism mengungkapkan keunggulan diet keto. Dalam penelitian dibahas, bahwa pengurangan karbohidrat dan puasa berselang-seling bukan hanya membantu mengurangi berat badan, tapi juga memperpanjang usia dan memperbaiki ingatan, setidaknya pada tikus-tikus percobaan. Dalam penelitian pertama, tikus-tikus diberi 3 jenis diet, yaitu tanpa karbohidrat, diet gizi seimbang (sebagai kelompok kendali), dan kelompok tinggi lemak dengan asupan karbohidrat hanya 15 persen saja. Angka 15 persen didapat ketika para peneliti secara perlahan menambah karbohidrat pada diet larangan karbohidrat untuk mencari ambang batas agar tikus-tikus percobaan tetap dalam keadaan ketosis. Setelah asupan karbohidrat melewati 15 persen, tubuh tikus-tikus mengurangi proses ketosis sehingga tidak banyak bedanya dengan kelompok kendali. hem
Tag :

Berita Terbaru

Megawati Saksikan 30 Tahun Kudatuli Secara Daring

Megawati Saksikan 30 Tahun Kudatuli Secara Daring

Selasa, 28 Jul 2026 03:19 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 03:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri menyaksikan jalannya memperingati 30 tahun peristiwa Kerusuhan 27 Juli atau Kudatuli,…

Febrie Adriansyah, Mulai Dikunjungi Keluarga

Febrie Adriansyah, Mulai Dikunjungi Keluarga

Selasa, 28 Jul 2026 03:16 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 03:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – BEKAS Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Senin (27/7) mulai dikunjungi keluarga dan k…

Pengembangan Realme UI Beralih ke ColorOS

Pengembangan Realme UI Beralih ke ColorOS

Selasa, 28 Jul 2026 03:10 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 03:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perusahaan dipastikan akan menghentikan pengembangan Realme UI dan beralih sepenuhnya ke ColorOS, antarmuka yang selama ini d…

Afrika, Ekonominya Terkoyak El Nino

Afrika, Ekonominya Terkoyak El Nino

Selasa, 28 Jul 2026 03:07 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 03:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Direktur Perubahan Iklim dan Pertumbuhan Hijau Bank Pembangunan Afrika (African Development Bank/AfDB), Anthony Nyong m…

Ticket Ludes Terjual, Pendaftaran Early Bird PLN Electric Run 2026 Dibuka Besok

Ticket Ludes Terjual, Pendaftaran Early Bird PLN Electric Run 2026 Dibuka Besok

Senin, 27 Jul 2026 22:25 WIB

Senin, 27 Jul 2026 22:25 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Antusiasme masyarakat terhadap ajang PLN Electric Run 2026 terus meningkat. Seluruh kuota Special Ticket yang disediakan PT PLN…

Mitchell Baker, 2-0

Mitchell Baker, 2-0

Senin, 27 Jul 2026 21:15 WIB

Senin, 27 Jul 2026 21:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Timnas Indonesia unggul 2-0 atas Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin pukul 21.00…