Polda Jatim Musnahkan Sabu Sabu dan Pil Carnophen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Halaman depan Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Jatim kemarin, dilakukan pemusnahan barang bukti hasil ungkap beberapa bulan ini. Barang yang dimusnahkan jenis sabu sabu dan pil Carnophen. Ini adalah pengungkapan narkoba selama dua bulan terakhir. Hal ini diungkapkan Kapolda Jatim Irjen Pol. Machfud Arifin modus baru yang diungkap penyidik salah satunya adalah tersangka perempuan, yang nekat menyimpan sabu dalam dua gulung bungkus karet, dan dimasukkan dalam alat kemaluannya alias vagina. Tersangka sendiri datang dari Malaysia dan sampai di Terminal Kedatangan bandara Juanda ada yang menjemput dan menunggu jemputan. "Begitu nekatnya orang untuk bisa mendapatkan uang, dengan cara sampai tega teganya dia masukkan barang yang dibawa narkoba ini, ditaruh di dalam kemaluannya. Kalau dulu sering, orang asing masukan obat di mulutnya terus diperut nunggu buang kotoran," jelasnya, Rabu (4/10). Modus peredaran sabu lainnya adalah memasukkan kedalam lipatan sandal sepon yang sengaja didesain tebal, ternyata berisi narkoba. Satu modus lainnya adalah, upaya penyelundupan sabu yang disimpan dalam besi gagang troli koper. "Dengan menggunakan trolinya, kopernya, bukan dibagian kopernya, tetapi dibesinya, juga diisi lagi," paparnya. Sejumlah barang bukti narkoba yang dimusnahkan antara lain, sebanyak lebih dari 5 kilogram sabu, serta lebih dari 7 juta pil Carnophen. "Itu sungguh memprihatinkan buat kita. Kita berupaya untuk terus menghentikan ini," imbuhnya. Dengan pengungkapan ini, Kapolda berharap pihak Kejaksaan menjatuhkan hukuman yang seberat beratnya bagi para pengedar narkoba ini. "Nantinya pada proses hukumnya dituntut yang cukup maksimal, terus kemudian hukuman oleh pengadilan juga cukup berat lah, jangan berkasnya tebal hukumannya ringan," tegasnya. Sebagian besar sabu yang diungkap Polda Jatim yang bekerja sama dengan Bea Cukai Juanda berasal dari Malaysia. Untuk itu, pihaknya berupaya meningkatkan pengawasan. Bahkan kata Kapolda, akan menurunkan dan memanfaatkan anjing pelacak yang punya kemampuan deteksi narkoba. Sementara itu Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim - Maruli Hutagalung mengatakan, hukuman yang dijatuhkan kepada para pengedar selalu diberikan tuntutan maksimal, antara hukuman seumur hidup atau hukuman mati. Namun diakui Kajati, jika akhir akhir ini, pihaknya hanya memberikan tuntutan hukuman seumur hidup. "Karena kalau hukuman mati juga memang pelaksanaannya cukup memerlukan biaya yang besar. Jadi belakangan ini kita menuntut seumur hidup, dan mudah mudahan diikuti oleh pihak pengadilan juga," kata Kajati.nt
Tag :

Berita Terbaru

Lindungi-Berdayakan Ibu dan Anak, Pemkot Surabaya Perkuat Pendampingan Pascacerai

Lindungi-Berdayakan Ibu dan Anak, Pemkot Surabaya Perkuat Pendampingan Pascacerai

Rabu, 15 Apr 2026 10:41 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 10:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pendampingan pascacerai untuk melindungi anak dan memberdayakan ibu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…