Nobel Kimia Mirip Google Earth untuk Molekul

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, New York, Peneliti memenangkan hadiah Nobel kimia untuk pengembangan teknik mikroskop yang memungkinkan para ilmuwan melihat rincian molekul yang mengendalikan kehidupan pada, Rabu (4/10/17). Google Earth merupakan sebuah program globe virtual yang memetakan bumi dari superimposisi gambar yang dikumpulkan dari pemetaan satelit, fotografi udara dan globe GIS 3D. Globe virtual ini memperlihatkan bangunan, warna mobil, dan bahkan bayangan orang dan rambu jalan. Teknik mikroskop tersebut dinamakan cryo-electron microscopy. Ini seperti "Google Earth untuk molekul," kata Campbell, karena "memungkinkan ilmuwan untuk memperbesar detail halus yang memberi resolusi yang Anda inginkan." Teknik cryo-electron microscopy yang bisa memperlihatkan bagian-bagian rinci sampel secara lebih jelas layaknya Google Earth. Gambar rinci dapat membuka jalan untuk mengembangkan obat-obatan baru, vaksin dan bahan kimia industri, namun para ahli mengatakan bahwa hal tersebut sebagian besar akan terjadi di masa depan. Sebenarnya metode lain telah digunakan sebelumnya untuk menentukan struktur beberapa molekul biologis, namun mereka melawan keterbatasan mendasar metode tersebut dan mencari kemungkinan lain dari mikroskop elektron yang menggunakan berkas elektron daripada cahaya biasa untuk memeriksa sampel. Sebagai pemenang, ketiga ilmuwan menerima hadiah senilai Rp 14,9 miliar. Nobel kimia adalah Nobel ketiga yang diumumkan minggu ini. Penghargaan tersebut ditujukan kepada tiga orang Amerika yang mempelajari ritme sirkadian: Jeffrey C. Hall, Michael Rosbash dan Michael W. Young. Nobel fisika diberikan kepada Rainer Weiss, Barry Barish dan Kip Thorne untuk mendeteksi gelombang gravitasi. "Ini pertama kalinya kita melihat molekul biologis di lingkungan alami mereka dan bagaimana mereka benar-benar bekerja sama melawan atom individu. "Metode ini telah memindahkan biokimia ke era baru. Sekarang para peneliti dapat membekukan gerakan biomolekul dan memvisualisasikan proses yang sebelumnya tidak mereka lihat," tutur anggota komite kimia Nobel Heiner Linke. hm
Tag :

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…