Mebel Jepara Kekurangan Tukang Ukir dan Lemahnya Pemasaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Semarang- Ketua himpunan industri industri mebel dan kerajinan (HIMKI) Jepara Maskuri mengatakan, regenerasi tukang ukir di Jepara sangat lamban. Tukang ukir saat ini relatif sudah berusia di atas kepala empat. Pengusaha mebel dan furnitur di Kabupaten Jepara mengeluhkan minimnya regenerasi tukang ukir di wilayahnya. Itu berimbas pada produksi mebel dari Jepara yang menurun. Sementara generasi muda enggan menekuni dunia ukir. Kaum muda Jepara lebih memilih bekerja di perusahaan yang mulai masuk di Jepara. "Lulusan SMK ukir juga jarang yang terjun lagi sebagai pekerja ukir. Sekarang mencari tukang sangat susah," kata Maskuri, Kamis (5/10/2017). Perusahaan padat karya sendiri mulai merambah wilayah Jepara dan setidaknya membutuhkan sekitar 38.000 tenaga kerja. Lulusan SMA atau SMK banyak tersedot di sektor ini sehingga mulai meninggalkan dunia ukir. Oleh karena itu, pihaknya mendorong pemerintah melakukan Modernisasi dalam ukir. Kekurangan tenaga kerja disiasati dengan pemanfaatan teknologi. "Jepara harus efisien, tenaga manusia dikurangi mislanya dengan mesin. Itu bisa karena market-nya masih sama. Saat ini yang hidup adalah perajin terpilih," tambahnya. Selain itu, HIMKI juga mendesak pemerintah daerah untuk mengembalikan materi ukir dalam kurikulum di SMA atau SMK. Nantinya setiap siswa harus dapat mengukir hal-hal dasar sebelum lulus. Selain itu juga terjadi kelemahan dalam sistem pemasaran. Lemahnya pemasaran disebabkan mereka tak mampu mengusai teknologi online yang selama ini mudah dilakukan pelaku industri besar yang tinggal memasarkan dengan membuat situs. "Sedangkan kami maksimal lewat jaringan whatsapp dan telepon. Hanya diketahui oleh beberapa jaringan yang tercatat,” kata Marsudik pengrajin mebel di Kampung sembada ukir desa Petekean, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. hm
Tag :

Berita Terbaru

Jabatan Kabais Diserahkan ke Panglima TNI

Jabatan Kabais Diserahkan ke Panglima TNI

Kamis, 26 Mar 2026 18:58 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 18:58 WIB

Buntut Penyiraman air Keras yang Menimpa aktivis KontraS Andrie Yunus. Konon Korban Kerap Kritik UU TNI dan Perluasan Peran Militer di Ruang Sipil…

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Kepala Bais Diproses Secara Hukum

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Kepala Bais Diproses Secara Hukum

Kamis, 26 Mar 2026 18:54 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Koalisi Masyarakat Sipil mendesak Kepala Bais segera diproses hukum untuk dimintai pertanggungjawaban. Koalisi Sipil semula…

PT Gala Bumi Perkasa, Pengembang Pasar Turi, Didenda Rp 214 Miliar

PT Gala Bumi Perkasa, Pengembang Pasar Turi, Didenda Rp 214 Miliar

Kamis, 26 Mar 2026 18:50 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 18:50 WIB

PN Surabaya Nyatakan Perusahaan Milik Cen Liang alias Henry J Gunawan (Alm) Lakukan Kejahatan Perpajakan Penyampaian SPT…

Pengurus BPR Dwicahaya Malang, Ditangkap di Stasiun Gambir

Pengurus BPR Dwicahaya Malang, Ditangkap di Stasiun Gambir

Kamis, 26 Mar 2026 18:48 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 18:48 WIB

Diduga Gelapkan Deposito Nasabah Senilai Rp13 miliar   SURABAYAPAGI.COM, Malang - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bareskrim Polri telah mengamankan …

Garuda Diunggulkan Lumat The Sugar Boyz

Garuda Diunggulkan Lumat The Sugar Boyz

Kamis, 26 Mar 2026 18:45 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 18:45 WIB

Bandar Taruhan: Timnas Ngevoor 1 1/4 Bola     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – FIFA Series 2026, antara Timnas Indonesia melawan tim dari Concacaf, St. Kitts and…

Kebiasaan Rasulullah SAW setelah Idul Fitri

Kebiasaan Rasulullah SAW setelah Idul Fitri

Kamis, 26 Mar 2026 18:37 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Literasi yang saya baca, ada kebiasaan Rasulullah SAW setelah Idul Fitri yaitu mempererat silaturahmi dengan berkunjung ke rumah…