Camat Manyar Hentikan Proyek Pipa PGN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Gresik – Rupanya PGN tidak kapok di protes warga. Buktinya, perusahaan gas negara ini kembali diprotes warga Manyar, Gresik, gara-gara proyek galian penanaman pipa gas sepanjang Jalan Daendles Manyar. Sebelumnya, protes serupa datang dari warga Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik. Ya, sejak kemarin warga Desa Manyar, Kecamatan Manyar memprotes galian pipa di bahu jalan pantura tersebut karena mengganggu aktivitas warga. Apa lagi sebelumnya, pihak PGN tidak pernah sosialisasi dengan warga terkait proyek ini. Sejatinya, Camat Manyar Abdul Hakam yang sudah kuat mendapat laporan warga, turun langsung di lokasi proyek milik PGN untuk menutup paksa aktivitas proyek pemasangan pipa gas yang di kerjakan oleh PT Arandra Citra Mandiri selaku kontraktor. Penghentian paksa itu dilakukan Camat Manyar lantaran proyek penanaman pipa gas kerap diprotes warga. Bahkan, ia mengaku selama ini pihaknya sering didatangi warga terkait proyek pipa ini. “Saya ini ditelepon terus warga, belum lagi yang datang langsung melapor," kata Camat Manyar. Tidak hanya itu, sebagai pimpinan wilayah kecamatan, ia sendiri belum pernah diajak pihak PGN membicarakan keberadaan proyek ini. Hakam menduga banyaknya aduan yang masuk terhadap dirinya karena sampai saat ini warga di sekitar lokasi masih merasa trauma dengan kejadian jalan rusak yang ditimbulkan proyek penggalian. Seorang warga Manyar yang mengaku dirugikan proyek tersebut yakni H Syafak, yang rumah dan tokonya terkena dampak proyek mengaku sangat kecewa karena pihaknya tidak pernah diberitahu bila ada proyek ini. Ia mengatakan, rumah dan tokonya tidak bisa dilalui sejak ada proyek pipa gas. “Akibat galian ini, rumah saya bergetar setiap kali alat berat bekerja. Air PDAM mati total karena pipanya jebol terkena alat berat. Toko saya sepi, orang malas datang karena persis di depan toko ada alat berat yang menutupi toko,” keluh Syafak kepada awak media. Mis
Tag :

Berita Terbaru

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…