Bersihkan Sampah Bersama Komunitas Kota Kediri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebanyak 300 komunitas di Kota Kediri melakukan aksi clean up Kediri 2017 di Kawasan Goa Selomangleng, Minggu (8/10/2017). Aksi bersih-bersih ini merupakan bukti kecintaan dan kepedulian lingkungan. Wakil Walikota Kediri, Lilih Muhibah mengatakan, sejauh ini Pemkot Kediri gencar memprioritaskan penataan lingkungan termasuk didalamnya tentang penanganan sampah. Aksi clean up Kediri seperti ini juga sempat dilakukan di wilayah bantaran Sungai Brantas. "Kita ingin wujudkan Indonesia bebas sampah 2020. Kita harap masyarakat juga ikut mewujudkannya, sehingga jika menemui sampah sembarangan agar dibuang pada tempat sampah," ujarnya di lokasi clean up. Lebih lanjut, Ning Lik sapaan akrab Wakil Walikota ini berharap agar aksi peduli sampah tidak hanya dilakukan di lokasi terpilih saja. "Tanpa adanya dukungan masyarakat, Pemkot Kediri akan berat untuk mewujudkan Kota Kediri bebas sampah," imbuhnya. Kepala DLHKP Kota Kediri, Didik Catur menjelaskan, acara diikuti sekitar 300 peserta komunitas pecinta lingkungan. Menurutnya, event tersebut rutin dilakukan dengan melibatkan komunitas pemerhati lingkungan, pelajar, mahasiswa dan rumah zakat. "Kegiatan ini agar mengedukasi masyarakat yang nantinya tidak membuang sembarangan. Sehingga kita semua dapat peduli dengan lingkungan sekitar," jelasnya. Selama ini DLHKP Kota Kediri dalam menekan volume sampah yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terus melakukan sejumlah kegiatan di TPS tiap kelurahan. Salah satu upayanya melalui pengelolaan sampah rumah tangga oleh masyarakat secara mandiri. Masyarakat diajak untuk memperhatikan lingkungannya, dengan memilih dan memilah sampah yang masih dapat didaur ulang atau dimanfaatkan menjadi barang bernilai. "Saat ini upaya pemerintah mencari inovasi dalam pemanfaatan sampah. Rencannya tahun depan kita dapat mewujudkan sampah di tiap TPS Kelurahan dapat dimanfaatkan menjadi biogas, kompos hingga listrik oleh masyarakat," tandasnya. Can
Tag :

Berita Terbaru

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

RENCANA pemindahan pusat pemerintahan atau ibu kota Kabupaten Mojokerto ke Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, sejak awal diposisikan sebagai salah satu program…

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…