Tak Kebagian Rp 3 Juta, Warga Protes Proyek PGN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Gresik - Akhirnya terungkap alasan kenapa sebagian warga Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Gresik protes keberadaan proyek galian pipa gas milik PGN di Jalan Mayar Raya. Sampai-sampai, Camat Manyar Abdul Hakam yang sudah tidak kuat mendapat laporan warga, turun langsung di lokasi proyek milik PGN untuk menutup paksa aktivitas proyek. Informasi yang berhasil dihimpun Surabaya Pagi di lokasi, disebutkan bahwa sebagian warga terdampak galian proyek ini protes karena, uang yang dibagi-bagi pemilik proyek hanya mengalir ke beberapa orang saja. Sedangkan mereka tidak mendapat, padahal sama-sama warga setempat dan turut terdampak dari aktivitas proyek tersebut. "Warga protes galian pipa PGN di Manyarejo ini, karena yang lain dapat bantuan, sedangkan lainnya lagi kok tidak dapat apa-apa. Padahal sama-sama kena debu dan dampak galiannya," kata sejumlah warga Rt.2 Rw.2 Manyarejo, Minggu (8/10). Terlepas, apakah Camat Manyar ini mengetahui jika pihak pemilik proyek telah membagi-bagi uang ke beberapa warga Rt.2 dan Rt.1. Yang jelas, langkah bagi-bagi uang tersebut memicu kecemburuan sosial. Tidak hanya warga yang mengundang kecemburuan atas hal ini. Namun, ditingkat ketua Rt, Rw bahkan diatasnya lagi, juga terjadi kecemburuan. Terlebih, pembagian uang tersebut berlangsung di kantor Kepala Desa setempat. Dan, konon kepala desa serta perangkatnya dan beberapa ketua Rt, turut menyaksikan. Lantas, apakah kepala desa dan perangkatnya ikut menikmati uang pelicin agar proyek galian ini bisa berjalan mulus tanpa hambatan warga yang dinilai vokal?. Belum didapat pasti kabar tersebut. Warga yang menerima uang dari pemilik proyek yang di kerjakan oleh PT Arandra Citra Mandiri selaku kontraktor itu yakni warga Rt.2 Rw.2 dan Rt.1. Per kepala keluarga masing-masing mendapat sebesar Rp 3 juta. Sedangkan warga Rt.3 yang berdekatan langsung dengan proyek dan terkena dampak, tidak mendapat sama sekali. Bahkan, ketua Rt-nya pun tidak pernah diikutsertakan dalam sosialisasi proyek ini. "Saya selalu ditanya warga Rt.3, tentang uang dari pemilik proyek. Tapi saya tidak tahu karena tidak pernah diikutkan rapat di kantor desa. Yang selalu ikut dari Rt.2 dan Rt.1," ujar Najib, Ketua Rt.3. Sementara itu, pantauan di lapangan, meski proyek ini distop oleh Camat Manyar, namun pihak kontraktor tetap saja melakukan pengerjaan galian dan penanaman pipa gas. Karena itu, wajar jika warga yang terdampak galian ini, mengeluh dan menuding pihak kontraktor tidak menghargai pemerintah daerah setempat. "Mestinya, setelah dihentikan Pak Camat, pihak kontraktor dan PGN, musyawarah dengan warga, Ketua Rt dam Muspika. Tapi ini tidal dilakukan, ini bukti pemerintah daerah lemah kepada pengusaha," tandas Milan, warga setempat. Mis
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…