Erdogan Sebut Barat Pendukung Utama Teroris

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dalam sebuah pertemuan aktivis Partai Keadilan dan Pembangunan Turki, yang merupakan partai penguasa Turki, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan, dia akan menggunakan segala cara untuk memastikan keamanan negaranya. Salah satu upaya yang dia lakukan adalah dengan menggelar operasi pembersihan teroris di Idlib, Suriah. ANKARA, Mohammed Jaber. Erdogan mengatakan, "bayangan Barat" berada di belakang kelompok teroris, termasuk ISIS dan al-Qaeda. Dia juga menuduh Kurdi Suriah yang didukung AS, berhubungan dengan PKK dan berupaya untuk menciptakan koridor teroris di perbatasan Turki. "ISIS, al-Qaeda, PKK, di balik semua organisasi ini Anda akan melihat bayang-bayang Barat, semuanya mencari perlindungan di Barat, di mana FETO? Juga di Barat. Mereka mendapat dukungan finansial yang sangat serius," ucap Erdogan, seperti dilansir Sputnik. Mengomentari operasi militer yang akan datang oleh tentara Turki untuk mendukung pemberontakan tentara pembebasan Suriah melawan Front al-Nusra di Idlib, Erdogan mengatakan bahwa situasi di perbatasan dengan Suriah menampilkan ancaman serius bagi Turki. "Jika kita tidak mengambil keputusan tindakan, bom akan jatuh di kota-kota kita," ungkapnya, mengacu pada kesepakatan mengenai pembentukan zona de-eskalasi di daerah yang ditengahi oleh Moskow, Teheran dan Ankara. "Upaya kami di Idlib sedang berlangsung, bekerja sama dengan tentara pembebasan Suriah. Tindakan Ankara sesuai dengan keputusan yang dibuat pada putaran terakhir perundingan Astana mengenai pemukiman Suriah yang didukung oleh Rusia, Iran dan Turki," imbuhnya. Dia mengatakan, operasi di Idlib adalah operasi lanjutan yang dilakukan Turki sebelumnya di Suriah yang dijuluki "Perisai Efrat," yang bertujuan untuk membersihkan kota perbatasan Jarablus di Suriah dari kelompok teroris Daesh. Saat ini, Idlib sebagian besar dikendalikan oleh Tahrir al-Sham, sebuah kelompok militan yang berisikan mantan anggota al-Nusra. Kelompok tersebut bukan merupakan pihak dalam kesepakatan pembentukan zona de-eskalasi di Idlib yang disepakati dalam perundingan damai Suriah di Astana. 07
Tag :

Berita Terbaru

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, jalani sidang etik terkait kepemilikan barang bukti narkotika . "(Sidang etik…

Pengusir Nenek Elina Widjajanti Minta Damai, Tapi Ditolak

Pengusir Nenek Elina Widjajanti Minta Damai, Tapi Ditolak

Kamis, 19 Feb 2026 18:20 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ingat  kasus yang menimpa Elina Widjajanti (80), yang menyita perhatian publik karena peristiwa kekerasan yang dialaminya. …

Maghfirah

Maghfirah

Kamis, 19 Feb 2026 18:18 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebagai manusia biasa, melakukan kesalahan dan dosa tentunya hal yang wajar. Namun, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa …