Cegah Abrasi Pangkah Kulon, KPP Gelontor Rp 3 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Gresik - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menggelontor dana senilai Rp 3 miliar di Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. Dana bersumber dari APBN tahun 2017 itu, untuk pembangunan proyek pembatas ombak sepanjang 1,2 kilometer. Proyek nasional ini, sedang berjalan pengerjaannya oleh pihak kontraktor. Hanya saja, siapa kontraktornya belum diketahui pasti. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Gresik Langu Pindingara mengatakan, pembangunan pembatas gelombang ini sebagai pengaman pantai dari ancaman abrasi. Apa lagi pantai Pangkah Kulon ini sudah terkikis dan kondisinya sudah parah sehingga perlu di selamatkan. "Pembangunan pembatas gelombang sangat dibutuhkan di wilayah itu karena limpasan gelombang, khususnya saat musim gelombang tinggi, mengakibatkan erosi di Pantai Pangka Kulon. Erosi tersebut mengkhawatirkan karena mengancam potensi pantai," ujar Langu Pindingara kepada Surabaya Pagi. Menurut Langu, pembatas gelombang yang dibangun pemerintah pusat ini menggunakan teknologi baru. Dan, cara ini sudah berhasil di daerah Jawa Tengah. "Keunggulannya, tanah yang erosi tadi itu bisa tumbuh kembali. Sehingga pantai yang tergerus ombak, kembali normal seperti biasa," katanya. Bahan pembatas gelombang diakui Langu terbuat dari bambu. Bambu ini ditancap ke dalam tanah lalu diisi kayu-kayu berkualitas dan tahan lama. Karena memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan teknologi konvensional. Yang satunya tadi tanah yang sudah erosi bisa tumbuh lagi, dapat menekan biaya pengeluaran bila dibandingkan dengan teknologi konvensional. Apa lagi keunggulan lainnya, tidak terpengaruh kondisi tanah yang buruk. Mis
Tag :

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…