Tradisi Adu Bagong (Dugong) Disorot Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Bandung - Tradisi adu bagong (dugong) yang berada di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung disoroti media asing. Tempat pertarungan hewan antara babi hutan (bagong) dan anjing ini berukuran sekitar 30x5 meter yang dikelilingi menggunakan pagar bambu dan ram kawat setinggi 3 meter. Lokasinya berada di Kampung Cisindang, Desa Cikawao, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, dapat ditempuh selama dua jam perjalanan dengan jarak sekitar 25 km dari pusat Kota Bandung via Buahbatu-Ciparay-Ciwalengke-Cikawao Majalaya. Tempat pertarungan dugong ini berada di tepi jalan desa yang dikelilingi rimbunnya pohon bambu. Sebelum pertandingan berlangsung, puluhan anjing dijajarkan di luar venue dugong. Ada yang menggunakan kandang dan ada juga yang diikat ke pohon bambu. Salah satu pehobi dugong Deny (57) mengatakan arena dugong ini sudah ada sejak dua bulan lalu. Sebelumnya arena dugong ada di daerah Sindangpala, Kecamatan Ibun namun pindah karena arena sebelumnya sempit. "Pindah ke sini, kalau yang sebelumnya sempit arenanya," kata Deny pada Minggu (22/10/2017) Menurut Deny, bagi peserta atau pemilik anjing yang ingin ikut mengadukan anjingnya dikenakan tarif Rp 50 ribu. Uang tersebut digunakan untuk membeli bagong yang dibeli panitia. “Bagong tersebut dibeli dari pemburu di wilayah Garut dan sekitarnya. Kalau yang sekarang belinya Rp 3 juta di daerah Tasikmalaya," ungkapnya. Para penonton yang ingin masuk ke arena digong dikenakan karcis Rp 10 ribu, karcis tersebut dikelola langsung oleh karangtaruna setempat. (hm/det)
Tag :

Berita Terbaru

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI com, Ponorogo — Lebih dari 10.000 alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) bersiap kembali ke Ponorogo, Jawa Timur, untuk mengikuti Reuni A…

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…