Tiga Dokter Tangani Ecaha Remaja "Putri Tidur"

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Banjarmasin - Siti Raisa Miranda atau Echa remaja “Putri Tidur”, yang tidur nonstop selama 13 hari sudah pernah dibawa ke dokter dan rumah sakit. Ada sekitar tiga dokter yang menanganinya. Ayah Echa, Mulyadi, menyebutkan, salah satu dokter yang pernah menangani Echa adalah dr Yanti Fitria, dokter spesialis kejiwaan dari Rumah Sakit Ulin Banjarmasin. Saat dikonfirmasi, Yanti tidak mengiyakan namun juga tidak menyanggah bahwa dirinya pernah menangani Echa. "Kalau aku sebagai dokter tidak mengonfirmasi atau tidak menyangkal. Terkait pemeriksaan Echa juga tidak ada statement, terkecuali apabila menanyakan sebagai pendapat ahli secara umum tanpa terkait pasien," ungkap Yanti. Namun, dia mengatakan bahwa secara umum, kasus yang dialami Echa bisa disebut " hypersomnia" atau kelebihan tidur. Faktor pemicunya bisa karena terlalu banyak tidur malam atau kesulitan untuk bangun di waktu siang hari, dilihat tergantung pada seberapa jauh itu mengganggu. Karena, menurut Yanti, ada juga orang yang hanya memiliki sedikit waktu tidur tetapi tidak mengalami masalah ini. Namun ada pula yang mengalaminya sampai benar-benar mengganggu aktivitas, seperti tak bisa makan, tak bisa sekolah atau kerja. Soal penyebab, Yanti mengatakan bisa disebabkan banyak faktor. “Entah dari segi biologis, sosial, kultural dan psikologis. Sementara soal diagnosis,” katanya, Rabu. Untuk kasus Echa, Yanti menolak mengutarakan diagnosis Echa kepada publik karena itu adalah hak pribadi pasien. Cerita Echa mengemuka ke publik setelah ayahnya mengunggah foto dan kisah-kisah Echa di akun Facebook miliknya. Mulyadi mengatakan bahwa sudah setahun ini, anaknya kerap mengalami penyimpangan tidur. Echa bisa tidur berhari-hari tanpa bangun. Namun, dia tetap mengunyah dan minum ketika diberi makanan dan minuman sementara matanya terpejam dan badannya lemas seperti layaknya tertidur. Mulyadi mengatakan, hal ini terjadi kepada anaknya setelah mengalami kecelakaan setahun yang lalu. Berdasarkan informasi yang diperoleh dan penelusurannya, Mulyadi menduga anaknya terkena sindrom Putri Tidur atau Sindrome Kleine-Levin. lx/kmp
Tag :

Berita Terbaru

Gus Fawait Ajak Jamaah Doakan Jember dalam Majelis Moloekatan Gus Miek

Gus Fawait Ajak Jamaah Doakan Jember dalam Majelis Moloekatan Gus Miek

Selasa, 26 Mei 2026 05:25 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 05:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER : Majelis Sema’an Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek kembali digelar di Halaman Pemkab Jember pada Sabtu, 23 Mei 2026. A…

Gus Fawait Siapkan Pelayanan Publik Lebih Cepat lewat MPP Mini di Kecamatan Jombang

Gus Fawait Siapkan Pelayanan Publik Lebih Cepat lewat MPP Mini di Kecamatan Jombang

Selasa, 26 Mei 2026 05:10 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 05:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM :Jember - Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen menyediakan pelayanan Mall Pelayanan Publik (MPP) Mini di kawasan yang jauh dari pusat…

Jared Kushner, Menantu Trump, Terlibat Perdamaian Pastikan Jalur Aman Selat Hormuz.

Jared Kushner, Menantu Trump, Terlibat Perdamaian Pastikan Jalur Aman Selat Hormuz.

Selasa, 26 Mei 2026 05:05 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 05:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan pada prinsipnya telah mencapai kesepakatan awal untuk membuka kembali Selat Hormuz. Hal itu disebut…

Luhut Ungkap Praktik Akal-akalan Transfer pricing, Ganti Peran Dirjen DC

Luhut Ungkap Praktik Akal-akalan Transfer pricing, Ganti Peran Dirjen DC

Selasa, 26 Mei 2026 05:00 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 05:00 WIB

SURABAYAPAGI .COM: Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap praktik akal-akalan transfer pricing dalam ekspor sumber daya alam…

11.750 Jemaah Indonesia Ikuti Tarwiyah, Senin Sudah Berangkat

11.750 Jemaah Indonesia Ikuti Tarwiyah, Senin Sudah Berangkat

Selasa, 26 Mei 2026 05:00 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 05:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Berdasarkan pantauan tim Media Center Haji pada Senin (25/5/2026) dini hari, sebagian jemaah haji Indonesia mulai bergerak untuk…

Perkuat Ikhtiar Menuju Kota Bebas Banjir, Pemkot Surabaya Bangun Tiga Rumah Pompa Baru

Perkuat Ikhtiar Menuju Kota Bebas Banjir, Pemkot Surabaya Bangun Tiga Rumah Pompa Baru

Selasa, 26 Mei 2026 04:55 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 04:55 WIB

Surabaya Pagi .com- Ikhtiar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menuntaskan persoalan banjir dan genangan di wilayah Surabaya Selatan dan Timur mulai…