Barong Kemiren, Barong Sapu Jagat Rakyat Banyuwangi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kesenian tradisional sudah mulai dilupakan di kalangan masyarakat. Berbagai komunitas seni mencoba menunjukkan eksistensinya. Barong Prejen asal Desa Kemiren, Banyuwangi, menjadi salah satunya. Barong Prejen merupakan warisan sesepuh yang turun temurun hingga saat ini. Komunitas ini menarik kalangan remaja untuk bergabung dan ikut melestarikan. Barong ini juga disebut sebagai Barong sapu jagat. “Sebagai generasi keenam, saya berharap generasi muda dapat melestarikan kesenian ini. Meski mirip dengan Barong di Bali, barong asal Kemiren berbeda. Barong ini dimainkan oleh dua orang dan memiliki dua mahkota, sedang di Bali hanya satu pemain dan memiliki satu mahkota,” ujar Sucipto, regenari keenam dari penerus Barong Prijen, Rabu (25/10). Dari segi musik dan beberapa unsurnya memang hampir mirip dengan Bali. Akan tetapi, kedua kesenian ini merupakan kesenian yang berbeda. Banyak filosofi yang terkandung di dalam musik barong ini. Musik ini mengajak penonton untuk berkumpul karena ada pertunjukan dan mengingat warisan dari Yang Maha Kuasa. Tak hanya musik, lagu prencengan yang digunakan untuk mengiringi pertunjukan ini juga mengandung filosofi, yaitu melihat kehidupan manusia, baik susah maupun duka. Lagu ini juga mengajak masyarakat untuk lebih mensyukuri hidup. “Harapan saya budaya Kemiren tetap lestari, khusunya Barong Kemiren. Setiap budaya di Jawa Timur tetap lestari dengan bantuan seluruh masyarakat. Saya harap lebih menghargai kesenian tradisional,” tambahnya. mei
Tag :

Berita Terbaru

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI com, Ponorogo — Lebih dari 10.000 alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) bersiap kembali ke Ponorogo, Jawa Timur, untuk mengikuti Reuni A…

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…