Banyak HP tak Standar, Akan Didenda Rp 5 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kementerian Perdagangan (Kemendag) hari ini melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke konter telepon selular (ponsel/HP) di ITC Roxy Mas. Dalam sidak tersebut, ditemukan banyak HP yang dijual belum memenuhi standar yang ditetapkan. Direktur Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Kemendag Wahyu Hidayat mengungkapkan, beberapa merek HP terkenal banyak masih belum memenuhi ketentuan yang ada. Misalnya, tidak ada manual kartu garansi, identitas importir, dan service center yang harus tersedia minimal di enam lokasi. "Artinya, ditemui di sini khususnya mengenai HP. HP kebanyakan itu belum seluruhnya memenuhi ketentuan yang ada. Contoh, mengenai pendaftaran dan juga mengenai manual kartu garansi dan service center harus ada di enam kota besar untuk saat ini," terang Wahyu Hidyat di ITC Roxy Mas, Jakarta, Senin (30/10) kemarin. Dia mengaku memberikan waktu satu bulan kepada para penjual HP tersebut untuk memperbaiki barang dagangannya tersebut, atau mengembalikan kepada pemasok. Jika tidak, Kemendag akan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. "Kita kasih alternatif paling lama satu bulan. Nantinya apabila memang kita temukan lagi tidak sesuai ketentuan itu ada sanksi-sanksi, untuk mengenai labelnya kan sesuai Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. ini arahnya ada dalam rangka melindungi konsumen," papar dia. Dalam UU Nomor 8 tahun 1999, disebutkan bahwa sanksi yang akan dijatuhkan secara administrasi berupa denda sekitar Rp5 miliar. "Sanksinya secara administrasi itu berupa denda maksimal Rp5 miliar ya kalau kurungan kalau memang mengindikasi pidana berarti nanti ya bisa dijatuhi hukuman maksimal lima tahun," tutur Wahyu. Pihaknya mengakui, pemenuhan kriteria HP seharusnya menjadi tanggung jawab importir ataupun produsen ponsel tersebut. Namun, kata dia, pedagang seharusnya mengetahui dengan detail mengenai spesifikasi barang tersebut. Jika tidak, maka pedagang pun harus bertanggung jawab atas barang yang dijual. "Harus dari importir maupun produsen. Cuma di sini ada yang pedagang, nah manakala pedagang itu ditanyain, ini barangnya dari mana kalau dia tidak bisa menjawab maka yang bertanggung jawab itu penjualnya. Tapi kalau pedagang itu mengatakan, oh saya dapat barang dari si A importir B, importir C nanti kita mengarahnya kepada importir bukan pedagangnya," tandasnya. n si
Tag :

Berita Terbaru

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI com, Ponorogo — Lebih dari 10.000 alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) bersiap kembali ke Ponorogo, Jawa Timur, untuk mengikuti Reuni A…

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…