Nulife Ajak Masyarakat Jalani Hidup Bebas Gula

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Gula memang menjadi bahan pemanis utama yang sering digunakan sebagai bahan baku pada industri makanan dan minuman. Namun kebanyakan masyarakat mengonsumsi gula secara berlebih sehingga dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes yang bisa terjadi pada masing-masing individu. Sesuai dengan anjuran WHO dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, batas maksimal konsumsi gula untuk masing-masing orang adalah 25 gram atau setara dengan 5 sendok gula pasir. Sayangnya hingga kini konsumsi gula berlebih masih terjadi bahkan pada anak usia dini dengan pola hidup dan makan yang serba instan (1/11/2017). Berdasarkan data Kementerian Perindustrian dari tahun 2013 hingga 2016, konsumsi gula di industri makanan dan minuman mengalami kenaikan terus menerus hingga mencapai 3 juta ton pada tahun 2 016, sedangkan konsumsi gula rumah tangga mengalami penurunan dari tahun 2015 yaitu sebesar 2,9 juta ton menjadi 2,8 juta ton pada tahun 2016. Obesitas menjadi salah satu akibat dari seringnya konsumsi makanan yang memiliki kadar gula tinggi. Dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, masalah kelebihan berat badan atau obesitas masih menjadi permasalahan nasional dengan angka yang tinggi yaitu sekitar 18,8 persen untuk anak usia 5-12 tahun, dan terdiri dari 10,8 persen gemuk dan 8,8 persen sangat gemuk. Adapun preva lensi gemuk pada remaja usia 13-15 tahun sebesar 10,8 persen terdiri dari 8,3 persen gemuk dan 2,5 persen sangat gemuk. Untuk remaja usia 16-18 tahun sebanyak 7,3 persen yang terdiri dari 5,7 gemuk dan 1,6 persen sangat gemuk. Dari data tersebut, Jawa Timur termasuk provinsi yang memiliki prevalen si sangat gemuk atau obesitas di atas prevalensi nasional. Tidak hanya menyebabkan diobesitas, hal tersebut juga dapat menjadi salah satu pemicu diabetes. Dari data Riskesdas 2013 menunjukkan terjadi peningkatan prevalensi Diabetes di Indonesia dari 5,7persen pada tahun 2007 menjadi 6,9 persen atau sekitar 9,1 juta pada tahun 2013. Data International Diabetes Federation tahun 2015 menyatakan jumlah estimasi penyandang Diabetes di Indonesia diperkirakan sebesar 10 juta. Diabetes kini masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia. Data Sample Registration Survey tahun 2014 menunjukkan bahwa diabetes merupakan penyebab kematian terbesar nomor 3 di Indonesia dengan persentase sebesar 6,7 persen, setelah stroke (21,1 persen) dan penyakit jantung koroner (12,9 persen). Kata mixology atau seni meracik minuman memang sudah muncul sejak beberapa dekade lalu di dunia tetapi masih asing di telinga masyakarat perkotaan, terutama di Indonesia. Bila dibandingkan dengan bartender, mixology tergolong istilah dan tren yang baru muncul dalam beberapa bulan terakhir, meskipun di beberapa tempat seperti bar, terutama di Bali, sudah mulai terdengar. Hal ini sejalan dengan berkembangnya tempat-tempat berkumpul baru bagi kaum muda serta gaya hidup kaum urban yang ingin selalu mengikuti zaman. Dengan tren yang berkembang tersebut, terkadang pemilik usaha kuliner kurang memperhatikan jumlah kalori, bahkan minuman ataupun makanan yang dinikmati justru memiliki kadar manis yang tinggi. Oleh karena itu, sejalan dengan visi dan misi KALBE yaitu untuk membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia untuk kehidupan yang lebih baik dengan terus melakukan inovasi, maka KALBE Nutritionals menawarkan produk Nulife Sweetener yang bisa menjadi solusi bagi mereka yang menyukai rasa manis. Nulife Sweetener menggunakan bahan baku sukralosa yang memiliki beberapa ke unggulan seperti bebas kalori, tahan suhu panas dan dingin, lebih hemat takaran sajinya karena memiliki 600 kali tingkat kemanisan gula, dan aman dikonsumsi karena tidak meningkatkan kadar gula darah.
Tag :

Berita Terbaru

Ekonomi Kerakyatan Jadi Fokus Reses, BHS Paparkan Kredit 40 Tahun dan Dukungan UMKM

Ekonomi Kerakyatan Jadi Fokus Reses, BHS Paparkan Kredit 40 Tahun dan Dukungan UMKM

Selasa, 28 Jul 2026 11:50 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 11:50 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), memanfaatkan masa reses sidang V tahun 2025–2026 dengan menyerap aspirasi w…

Puncak Kemarau, BPBD Ponorogo Salurkan Air Bersih Terdampak Kekeringan

Puncak Kemarau, BPBD Ponorogo Salurkan Air Bersih Terdampak Kekeringan

Selasa, 28 Jul 2026 11:24 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 11:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring meningkatnya kebutuhan air pada puncak musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, Jawa…

Jelang Peringatan Kemerdekaan, Pemkot Malang Larang Aktivitas ‘Sound Horeg’

Jelang Peringatan Kemerdekaan, Pemkot Malang Larang Aktivitas ‘Sound Horeg’

Selasa, 28 Jul 2026 11:15 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna menjaga aktivitas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI terjaga, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, menegaskan adanya pawai budaya…

Pemkab Tulungagung Perbaiki 360 RTLH, Setiap Penerima Dapat Rp20 Juta

Pemkab Tulungagung Perbaiki 360 RTLH, Setiap Penerima Dapat Rp20 Juta

Selasa, 28 Jul 2026 11:09 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung menargetkan merehabilitasi 360 rumah tidak layak huni (RTLH) sepanjang 2026 melalui…

Ganggu Aliran Air, Pemkab Magetan Tertibkan Bangunan Sekitar Irigasi Jejeruk

Ganggu Aliran Air, Pemkab Magetan Tertibkan Bangunan Sekitar Irigasi Jejeruk

Selasa, 28 Jul 2026 11:02 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menertibkan sejumlah bangunan liar di sepanjang Saluran Irigasi Tambran, Daerah Irigasi (DI)…

Semester I 2026, Penjualan SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Bidik Penguatan Pasar Jawa Barat

Semester I 2026, Penjualan SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Bidik Penguatan Pasar Jawa Barat

Selasa, 28 Jul 2026 10:47 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 10:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Perusahaan berhasil membukukan volume p…