Mendagri Berdialog Soal Kebangsaan di UIN Sunan Kalijaga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Yogya- Indonesia masih memiliki permasalah klasik yang belum kelar. Lima permasalahan besar tersebut adalah sandang, pangan dan papan, kesenjangan masyarakat, narkoba, korupsi dan radikalisme. Melalui Mendagri Tjahyo Kumolo menyatakan perlunya menjalin sinergitas semua elemen dalam rangka menangani lima permasalahan besar tersebut, Pemerintah telah membangunnya melalui konsep Presidensiil yang efektif. Dengan program-programnya untuk terus mengupayakan perbaikan tata kelola pemerintahan. Dengan harapan, seluruh anggaran Pemerintah yang digelontorkan 100 persen tersalur untuk program-program pembangunan. Hal tersebut disampaikan Tjahyo Kumolo saat menjadi keynote speake Seminar Nasional Bela Negara dan Kebangkitan bangsa serta Bedah Buku Negara Khilafah versus Negara Kesatuan yang diselenggarakan Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara bekerjasama dengan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, bertempat di Gedung Prof R.H.A. Soenarjo, UIN Suka, Selasa, (31/10). Selain Tjahyo Kumolo dan Rektor UIN Sunan Kalijaga, hadir pula menjadi pembicara lima kepala daerah di lingkup DIY, baik yang hadir sendiri maupun wakilnya. "Lebih baik beradu konsep, ide, gagasan, program dalam upaya membangun daerah. Sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat. Kunci sukses pelaksanaan pilkada, pileg dan pilpres hanya satu, yakni partisipasi masyarakat yang terus meningkat dalam yangka memilih calon pemimpin yang terbaik," ujarnya. Kumolo dalam nasihatnya meminta para mahasiswa sebagai kaum muda untuk juga mengimplementasikan wujud bela negara dikalangan mahasiswa sesuai porsi masing-masing. Dengan belajar giat dan melakukan kegiatan-kegiatan positif, serta mendukung pemerintah untuk berbuat yang terbaik untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia. Rektor UIN Sunan Kalijaga menambahkan, pihaknya mendukung semua program yang dilakukan Pemerintah, sembari terus berupaya menyebarluaskan Islam Moderat, Islam yang Rahmat. Menurut Yudian, Islam yang Rahmat sangat mendukung Nasionalisme Indonesia. Menurutnya Nasionalisme Indonesia adalah mukjizat, karena bisa menyatukan semua unsur yang kecil kecil menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ini dipelopori oleh sumpah pemuda. Melalui sumpah pemuda, lokalitas yang kecil-kecil bisa disatukan menjadi Indonesia. (hm/rep)
Tag :

Berita Terbaru

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…