Rekam Jejak Rumah Karir Para Bapak Perjuangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Selain dikenal sebagai kota Pahlawan karena peristiwa 10 November yang sangat melegenda, Surabaya juga merupakan tempat kelahiran ataupun tempat berkumpulnya banyak pahlawan yang berjasa bagi kemerdekaan Indonesia. Salah satu pahlawan asal Surabaya yang juga merupakan tokoh penting di era kemerdekaan Indonesia adalah Hadji Oemar Tjokroaminoto. Dengan mengunjungi rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto di Jl. Peneleh, Genteng, Surabaya adalah sebagai bentuk mengingat rekam jejak sejarah perjuangan bangsa (7/11/2017). Pria yang di lahirkan pada 16 Agustus 1882 silam ini sebenarnya bukanlah penduduk asli Surabaya melainkan di kota Ponorogo. Setelah pindah ke Surabaya, beliau bersama H. Samanhudi pendiri Sarikat Dagang Islam turut membesarkan organisasi sebagai Wakil ketua organisasi yang saat ini lebih di kenal dengan nama Sarikat Islam. Sekilas tidak ada yang istimewa dari rumah dengan dominasi cat berwarna hijau tersebut. Hanya ada papan pengenal cagar budaya dan bendera merah putih di ujung pagar. Namun rumah yang diperkirakan dibangun pada tahun 1987 itulah salah satu peninggalan besejarah milik HOS Tjokroaminoto. Meski telah di renovasi di beberapa sisi ruangan, keseluruhan bangunan masih tetap sama ketika di tinggali oleh Tjokroaminoto. Meski barang-barang disana merupakan replika, tetapi semua masih terjaga dengan baik. Nuansa kesederhanaan begitu terasa begitu memasuki ruang tamu, ubin-ubin kecil berwarna merah dan putih terlihat di lantai rumah, empat kursi kayu beserta meja marmer tertata dengan rapi dan bagian plafon yang terbuat dari anyaman bambu. Pada dinding-dinding rumah, terpajang foto-foto Tjokroaminoto semasa hidupnya. Menyusur lebih kebelakang, kumpulan foto-foto tokoh perjuangan terpampang disana, seperti Bung Karno, Muso, Semaun dan Kartosuwiryo. Konon para tokoh perjuangan tersebut pernah ngekos dirumah Tjokroaminoto. Sejalan kemudian terdapat kamar mandi dan dapur. Ada sebuah ruangan unik di dalam kamar ini, dengan meniti anak tangga yang tidak terlalu tinggi, ada sebuah kamar yang menyatu dengan loteng. Di kamar inilah dulu bapak proklamator Ir. Soekarno sempat ngekost. Selain tempat kost, ruangan ini dulunya juga sering difungsikan sebagai tempat belajar mengajar oleh Tjokroaminoto. Secara keseluruhan rumah ini masih mengandung unsur tempo dulu. Tjokroaminoto meninggal di Yogyakarta pada 17 Desember 1934 pada umur 52 tahun setelah jatuh sakit saat mengikuti kongres SI di Banjarmasin. Beliau dimakamkan di TMP Pekuncen, Yogyakarta. Oleh keluarga Tjokroaminoto, rumah ini kini telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Surabaya untuk dipelihara bagi kepentingan nasional. Rumah Peneleh ini pun telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kota Surabaya dengan SK Walikota Surabaya No 188.45/251/402/1996 No Urut 55 Tahun 2009. Byob.
Tag :

Berita Terbaru

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI : Kemenangan Rachel/Febi membuat kedudukan Indonesia vs Taiwan imbang menjadi 2-2, semalam. Saat berita ini dibuat, partai kelima, di mana Ester …

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

SURABAYAPAGI :  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan industri substitusi impor khususnya di sektor farmasi, demi mengurangi …

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan memperbaiki semua perlintasan KA. Hal tersebut disampaikan Prabowo usai menjenguk korban kecelakaan…

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden RI Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).…

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Tabrakan Maut antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line rute, Diduga Disebabkan Taksi Listrik yang Mogok di Lintasan KA…

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi buka suara soal insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek. Insiden tersebut…