Kapolsek Manyar: Awalnya Keluarga Korban Menolak Diotopsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com-Gresik, Wahyudi (37), yang ditemukan warga sudah dalam keadaan meninggal di depan SPBU Meduran, Kecamatan Manyar, Gresik pada Sabtu (4/11/2017) lalu, diakui oleh Kapolsek Manyar AKP Riyan Septia K, SH, S.IK, tidak diotopsi. Padahal, saat jenazah korban ditemukan pihak Polsek Manyar, ngotot untuk dilakukan otopsi. Namun, keluarga korban yang diwakili kakak kandungnya bernama Naeran, menolak dilakukan otopsi dengan alasan kejadian ini sudah takdir dan keluarga mengikhlaskan. "Lah, sebenarnya sejak awal kami ingin melakukan otopsi untuk mengetahui pasti penyebab kematian korban, tapi pak Naeran diketahui pak Dusunnya, menolak bahkan mereka sudah membuat surat pernyataan diketahui desa, dusun dan perwakilan keluarga. Alasannya, biar jenazah segera kami pulangkan untuk di makamkan," terang Kapolsek Manyar kepada keluarga korban saat mendatangi Polsek Manyar, untuk meminta kematian korban diusut karena kematiannya diduga tak wajar, Selasa (7/11/2017). Selain menolak diotopsi lanjut Kapolsek Manyar, pihak keluarga korban juga minta untuk tidak lanjutkan kasus ini. Entah karena alasan apa. Tapi pastinya, mereka menilai ini sudah takdir dan cara Yang Maha Kuasa dalam mengambil ciptaannya. Karena itu, dia mengaku kaget tatkala beberapa hari kematian Wahyudi, muncul keluarganya mendatangi Polsek Manyar meminta kematian korban diusut. "Intinya, kami di Polsek tidak masalah atas permintaan keluarga korban. Hanya saja keluarganya harus bersedia membantu petugas terutama dalam penggalian makam dan dilakukan otopsi jenazahnya," tandas Riyan lagi. Sementara itu, kuasa hukum keluarga Wahyudi, Suhadi, SH mengatakan pihak keluarga kliennya akan bersedia bekerjasama dengan polisi dalam penanganan masalah ini. Termasuk saat dibutuhkan otopsi jenazah. Menanggapi adanya penolakan otopsi dari pihak keluarga saat pertama jenazah korban ditemukan. Suhadi, mengakui hal tersebut. Tetapi itu terjadi, karena waktu itu keluarga korban, panik dan tidak tahu harus berbuat apa. Mis
Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…