Pergeseran Peredaran Narkoba di Surabaya

Dulu Incar Purel, Kini Menyasar Pasutri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peredaran narkoba di Surabaya saat ini tak lagi terpusat di kalangan hiburan malam. Justru bergeser dengan menyasar kalangan pasangan suami istri (pasutri) yang tinggal di kos-kosan. Fakta baru ini ditemukan polisi, saat membongkar peredaran narkoba di Sememi, Surabaya barat. Ini ironis, mengingat pasutri ini bukan kalangan the have seperti mereka yang tinggal di apartemen. Lalu, mengapa kalangan pasutri menjadi sasaran jaringan peredaran narkoba? ----------- Laporan : Narendra Bakrie --------- Peredaran narkoba dengan modus baru itu, dibongkar Unit Reskrim Polsek Bubutan. Awalnya, mereka mendapat informasi adanya pesta sabu di daerah Sememi Benowo Surabaya. Dan benar, ketika diselidiki, dua pasutri kerap menggelar pesta sabu. Dan Sabtu (4/11/2017) lalu, Kanit Reskrim Polsek Bubutan, AKP Budi Waluyo bersama anggotanya akhirnya melakukan penggerebekan. Dalam penggerebekan itu, mereka mengamankan dua pasutri. Mereka adalah Andreas (21) dan Onyvia (20). Serta Ahmad Suryadi (40) dan Jee Cinta (40). Kedua pasutri itu digerebek saat menggelar pesta sabu di kamar kosnya masing-masing. Mereka tinggal di sebuah rumah kos di Jalam Sememi VI/29, Benowo, Surabaya. Dari kamar Andreas dan Onyvia diamankan juga barang bukti 1 poket sabu-sabu seberat 0,15 gram dan seperangkat alat hisap sabu. Sedangkan dari kamar Ahmad dan Jee Cinta, berhasil diamankan barang bukti 1 poket sabu-sabu dan seperangkat alat isap sabu. "Setelah kami bawa ke kantor dan kami periksa, mereka mengaku membeli sabu dari Zulfahmi," sebut Kapolsek Bubutan, Kompol Dies Ferra Ningtias, Rabu (8/11/2017). Dari keterangan kedua pasutri itulah, anggotanya akhirnya membekuk Zulfahmi, beberapa jam kemudian. Zulfahmi ternyata juga tinggal di rumah kos tersebut. "Dari tangan Fahmi, kami mengamankan 5 poket sabu-sabu dengan berat total 1 gram," beber Kompol Dies Fera. Setelah digelandang ke ruang penyidik, terungkap Zulfahmi merupakan pemuda 22 tahun yang tinggal di kos-kosan di Jalan Sememi 9B/2 Surabaya. Dari penangkapan Zulfahmi, terungkap pula bahwa selama ini dia membeli sabu-sabu dari Jalan Kunti Surabaya. "Biasanya saya beli banyak. Lalu saya kemas ulang seberat 0,2 gram dengan harga 150 ribu per poket," aku Zulfahmi. Zulfahmi juga membeberkan, jika selama ini, dirinya lebih banyak menjual sabu-sabu tersebut ke sejumlah pasutri ketimbang pembeli umum. Menurutnya, menjual sabu ke pasutri lebih mudah. Sebab para pasutri lebih sering memakai dan membayar cash sabu yang dibelinya. "Awalnya memang kami berkenalan. Dan setelah mereka tahu jika saya jual sabu, mereka akhirnya langganan," sambungnya. Sedangkan Jee Cinta, salah seorang istri mengaku sudah sering menghisap sabu-sabu bersama suaminya Ahmad. Diakunya, dengan menggelar pesta sabu dengan suami, lebih aman dan nyaman. Sebab sepanjang memakai sabu, tidak pernah bocor ke polisi dan baru kali ini. "Dan setelah menghisap sabu, kami akan lebih kuat saat berhubungan badan," tutup Cinta. n
Tag :

Berita Terbaru

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Event HGI City Cup 2026 Surabaya Fest dipastikan berlangsung meriah dengan menghadirkan hiburan musik dan rangkaian turnamen domino y…

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Aparat Satreskrim Polres Gresik berhasil menangkap pelaku pembacokan yang terjadi di wilayah Menganti, Gresik. Setelah sempat m…

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa B…

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Asia-Europe Foundation menggelar peringatan ASEM D…

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…