Terapi Fobia Dapat Dilakukan dengan Virtual Reality

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - ketakutan dalam periode berkala menggunakan Gear VR. Menurut Samsung, Gear VR beserta teknologinya mampu memberikan pengalaman nyata karena penderita akan menggunakan perangkat langsung di kepala dan melihat objek yang ditakuti dalam balutan VR yang nyaris tampak nyata. Teknologi Virtual Reality (VR) pada Samsung Gear VR kini digunakan sebagai terapi untuk penderita fobia. Raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut bahkan mengadakan kampanye #BeFearless untuk mempromosikan Gear VR sebagai salah satu cara untuk menghilangkan beberapa jenis fobia, mulai dari fobia ketinggian hingga fobia di depan keramaian. Kampanye tersebut dianggap sebagai salah satu strategi promosi Samsung Gear VR yang unik. Menurut Wain Choi, VP and Global Executive Director Chain Worldwide, cara Samsung meraih pasar VR terbilang berbeda dengan pesaingnya. Sebab, Samsung membawa nilai kemanusiaan yang dapat 'menyentuh' pasar dengan menghilangkan fobia. "Saya pikir, Samsung memanfaatkan pesatnya perkembangan teknologi secara naratif. Kisah yang disampaikan dari kampanye ini sangat menyentuh dan menggerakkan hati. VR bisa membantu penderita fobia dan memusnahkan ketakutan," kata Choi di gelaran AdAsia 2017 yang diadakan di Bali Nusa Dua Convention Center. "Inspirasi Samsung memang jenius, mereka memanfaatkan fenomena fobia sebagai material kampanye. Dengan VR, penderita fobia merasa lebih baik dan merasakan sense of hope, berharap bisa bergerak dari ketakutannya," lanjutnya. Saat menggunakan Gear VR, penderita fobia akan ditayangkan video dengan objek yang ditakuti. Jika fobia ketinggian, video VR akan menayangkan suasana di atas gedung tinggi. Jika fobia dengan keramaian, video akan menayangkan suasana panggung di depan banyak penonton. Selama proses, penderita akan ditemani oleh psikolog untuk mengecek kondisi mentalnya saat merasa mulai panik. Kampanye ini pun diklaim sukses menyembuhkan penderita fobia dengan tingkat keberhasilan 88 persen. Gear VR yang digunakan pun bisa versi baru atau lama. Penderita juga dapat menggunakan Samsung Galaxy dengan beberapa aksesori, seperti headset dengan mikrofon. Mereka bisa memakai smartwatch Gear S3 agar detak jantungnya terdeteksi saat merasa panik dan ketakutan. Seperti yang sudah dijelaskan, terapi ini digunakan secara berkala. Saat sudah melewati beberapa fase di mana penderita tak lagi merasa takut, 'dosis' terapi menggunakan Gear VR akan mulai dikurangi secara perlahan. Implementasi VR untuk menghilangkan fobia seperti ini diklaim menjadi yang pertama. Dengan demikian, Choi berharap teknologi semacam VR bisa digunakan sebagai material yang tak hanya digunakan untuk menghilangkan fobia, tetapi juga mengatasi masalah kesehatan mental lainnya. sta
Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…