Warga Dihimbau Waspada Penyakit yang Ditularkan Binatang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Masyarakat Kota Surabaya diimbau untuk mewaspadai potensi timbulnya penyakit di musim hujan. Terutama penyakit yang ditularkan oleh binatang. Kewaspadaan ini bisa dimulai dengan membiasakan hidup bersih di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita menyampaikan, tidak hanya nyamuk yang selama ini menjadi penular penyakit demam berdarah atau cikunguya, tikus juga bisa menjadi perantara penyakit. Menurutnya, tikus bisa menyebabkan penyakit leptospirosis bila ternyata urine/darahnya mengandung bakteri lestospira. Seperti kejadian yang terjadi pada keluarga di Dukuh Karangan Gang 5 RT 10/ RW 03, Kelurahan Babatan, Kecamata Wiyung, yang diduga terjangkit virus tikus. Menurut Febria, untuk kejadian yang menimpa keluarga di Kelurahan Babatan tersebut, masih di duga (terjangkit leptospirosis). “Sudah dilakukan pemeriksaan cepat (rapid test) ibu nya (Suparmi) dan negatif. Kalau untuk bapaknya masih suspect karena belum ada hasil ceknya, itu hasilnya nanti 7-10 hari. Untuk tikusnya, kami sudah ambil untuk dicek ke Salatiga guna melihat apakah ada bakteri lestospira,” ujar Febria Rahmanita kepada wartawan di lokasi, Selasa (21/11/2017). Menurut Febria, di kawasan tersebut memang banyak ditemukan tikus. Menurutnya, dari upaya yang dilakukan petugas Linmas dan warga, kemarin ditemukan 20 tikus dan delapan tikus pada hari ini. “Untuk daerah sini akan kami pantau selama 15 hari ke depan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan,” sambung dia. Selama ini, sambung Febria, Dinkes Kota Surabaya rutin melakukan penyuluhan setiap pekan kepada warga. Ada kader lingkungan dan juga dari Puskesmas yang turun mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan. Termasuk imbauan untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk dan membersihkan barang-barang yang tida terpakai di dalam rumah. “Kami lakukan penyuluhan setiap pekan terkait kebersihan lingkungan. Tikus itu senang bercampur dengan dengan barang-barang kotor. Jadi satu-satunya cara untuk pencegahan adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan. Tidak hanya di dalam rumah, tetapi juga di lingkungan sekitar rumah,” sambung pejabat yang baru menunaikan ibadah haji ini. Terkait penyakit yang diakibatkan oleh virus tikus, Febria menjelaskan bahwa gejalanya hampir mirip dengan flu. Juga dibarengi dengan mata merah dan bial didiagnosa lanjut, matanya agak kuning. “Langkah pertama yang dilakukan begitu ada gejala panas, segera bawa ke Puskesmas untuk dilakukan diagnosa. Dan yang kedua, yang paling penting jaga kebersihan. Tumpukan barang yang nggak terpakai itu dibuang,” sambung pejabat yang juga dokter gigi ini. Kabag Humas Pemkot Surabaya, Muhammad Fikser menambahkan, ketika ada informasi terkait kejadian di Dukuh Karangan Gang 5 RT 10/ RW 03, Kelurahan Babatan, Kecamata Wiyung, personel dari Linmas dan Penanggulangan Bencana langsung melakukan pembersihan bersama warga di lokasi rumah. “Kemudian dilakukan renovasi rumah oleh personel penanggulangan bencana Linmas dan kecamatan,” jelas Fikser. Terkait usulan untuk rehabilitasi rumah melalui program RSDK (Rehabilitasi Sosial Daerah Kumuh) nya Dinas Sosial Kota Surabaya, Fikser menyebut belum bisa dilaksanakan karena kelengkapan administrasi. Sebab, rumah tersebut merupakan milik saudaranya yang kemudian diizinkan dipakai. “Sementara kalau untuk renovasi rumah, itu jadi milik yang bersangkutan dan proses administrasinya jelas. Jadi yang bisa dilakukan pemkot adalah memplester lantai dan dinding. Sebenarnya secara fisik, rumahnya masih layak, hanya kebersihannya,” sambung Kabag Humas. alq
Tag :

Berita Terbaru

Bank Jatim dan PCI Muslimat NU Hong Kong Jalin Kerja Sama Pemanfaatan Layanan Remitansi bagi PMI

Bank Jatim dan PCI Muslimat NU Hong Kong Jalin Kerja Sama Pemanfaatan Layanan Remitansi bagi PMI

Selasa, 28 Jul 2026 16:05 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 16:05 WIB

SurabayaPagi, Hong Kong - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan kemudahan layanan keuangan bagi…

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi Pemprov Jatim di Hong Kong, Perluas Akses Pasar Global bagi UMKM

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi Pemprov Jatim di Hong Kong, Perluas Akses Pasar Global bagi UMKM

Selasa, 28 Jul 2026 15:51 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 15:51 WIB

SurabayaPagi, Hong Kong - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satunya melalui dukungan…

Perkuat Karakter Anak Bangsa, Pemkot Surabaya Siapkan Ruang Publik Reog dan Jaranan

Perkuat Karakter Anak Bangsa, Pemkot Surabaya Siapkan Ruang Publik Reog dan Jaranan

Selasa, 28 Jul 2026 14:55 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka melestarikan seni dan budaya Jawa Timur, sekaligus mendukung proses regenerasi bagi seniman muda di Kota Pahlawan,…

KBS Cari Direksi Baru, Syarat Harus Transparansi Audit dan Sejahterakan Satwa

KBS Cari Direksi Baru, Syarat Harus Transparansi Audit dan Sejahterakan Satwa

Selasa, 28 Jul 2026 14:47 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus terkait dugaan korupsi yang menjerat Choirul Anwar (CA), mantan Direktur Utama KBS menyisakan sejumlah…

Dinkes: 1.359 Warga Trenggalek Menderita Gangguan Jiwa, Pasien Didominasi Laki-Laki

Dinkes: 1.359 Warga Trenggalek Menderita Gangguan Jiwa, Pasien Didominasi Laki-Laki

Selasa, 28 Jul 2026 14:40 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sepanjang semester I 2026, sebanyak 1.359 warga mendatangi fasilitas kesehatan (faskes) untuk menjalani pelayanan kesehatan jiwa…

Bupati Sumenep: Hapus Kesenjangan Pembangunan Wilayah Daratan dan Kepulauan

Bupati Sumenep: Hapus Kesenjangan Pembangunan Wilayah Daratan dan Kepulauan

Selasa, 28 Jul 2026 14:38 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk menghapus kesenjangan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan kembali…