Shafa Labrak Jennifer Dunn Dapat Perhatian Komnas PA

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Setelah melabrak Jennifer Dunn di muka umum, rasa sayang Shafa Harris kepada ayahnya tentu saja tidak luntur. Diundang dalam sebuah acara talk show, Shafa mengutarakan kalimat singkat kepada ayahnya. Lantaran dimarahi sang ayah, Faisal Harris. Puncak dari kemarahan itu, remaja berusia 14 tahun ini juga dipukul di bagian kaki, meski tak sampai menimbulkan luka. "Thank you, aku bingung mau ngomong apa lagi. Tapi, ya, terima kasih. You teach me a lesson that, enggak ada orang yang bisa ngasih itu," katanya dalam program acara tersebut. Di antara keempat anak yang dimiliki Faisal Harris dan istrinya, Sarita Abdul Mukti, Shafa adalah salah satu yang paling dekat dengan ayahnya sejak kecil. Dulu, ia sering tidur bersama ayah tercintanya itu. "Ayah sayang sama semua anaknya. Pas kecil, iya, paling dekat sama aku. Iya (tidur sama ayah) pas aku masih kecil," ungkap Shafa Harris dengan raut wajah sedih. Setelah ditahan, lama kelamaan air matanya tak lagi bisa ditahan. Shafa Harris ingat betul kebiasaannya sewaktu kecil yang selalu tidur memakai baju ayahnya. "Aku pakai baju ayah," katanya. Namun sambil menangis, ia menambahkan, "Aku nggak bisa ngomong apa-apa." Hal yang sama juga dirasakan Faisal Harris. Sampai kapan pun, ia akan tetap mencintai semua anaknya. Ia meyakini bahwa semua keadaan yang mengeruh akan membaik. "Enggak ada apa-apa, semuanya akan baik buat kalian, Shakilla, Shafa, Shabina, ada kakak kamu, Shania, semua akan baik," kata Harris lewat sambungan telepon di acara itu. Tindakan Shafa Harris melabrak Jennifer Dunn mendapat perhatian khusus Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). Menurut Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, kedua orang tua Shafa Harris diminta untuk bertanggung jawab atas pelabrakan tersebut. "Ya tentunya (Faisal Harris dan Sarita tanggung jawab). Keduanya terlibat," ujar Arist Merdeka Sirait, saat dihubungi melalui sambungan telepon. Pernyataan itu dilontarkan Arist Merdeka Sirait bukan tanpa alasan. Tidak utuhnya rumah tangga kedua orang tua, kata Arist, dapat berpengaruh dalam pembentukan karakter anak. Apalagi, dalam kasus ini ayahanda Shafa Harris diduga melakukan perselingkuhan dengan Jennifer Dunn. "Anak itu kan seharusnya diasuh dalam rumah tangga yang baik. Kalau terjadi perselingkuhan atau kekerasan itu kan memperagakan yang tidak baik. Berarti ada yang tidak beres (dalam pengasuhan anak)," kata Arist Merdeka Sirait. Selain itu, pihak Komnas PA juga siap mengawal kasus dugaan pemukulan yang dilakukan Faisal Harris terhadap Shafa Harris. Jika Shafa Harris tak terima, ia bisa melaporkan perlakuan tersebut ke polisi. "Kalau anak itu merasa dirugikan dan butuh bantuan, kami siap membantu. Tetapi dengan syarat tentunya ada pelaporan ke kami dulu. Kalau tidak dilaporkan memang bisa saja, tetapi lebih afdhal melaporkan apa yang bisa dibantu," ungkapnya. "Karena memukul itu kan kekerasan. Kalau mau mediasi, tentu harus meluruskan. Yang dilakukan ayah seperti pukul betis pun sudah masuk kekerasan. Kalau dia bilang untuk mendidik, nanti semua bisa memukul anak dong," jelas Arist Merdeka Sirait. nti
Tag :

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…