Cabai Keriting Turun Jadi Rp 30 Ribu per Kg

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Harga kebutuhan pokok terpantau stabil di pasar tradisional. Bahkan, harga cabai keriting merah mengalami penurunan. Sutamaaji (50) Pedagang Pasar Kebayoran Lama Jakarta Selatan mengatakan, harga cabai keriting merah turun dari Rp 40 ribu pada pekan lalu menjadi Rp 30 ribu per kg. Pasokan yang cukup membuat harga cabai keriting merah turun. "Cabai keriting Rp 30 ribu per kg, Jumat (pekan lalu) Rp 40 ribu per kg," kata dia, Senin (11/12/2017). Harga cabai keriting merah di Pasar Induk Kramat Jati sekarang Rp 25 ribu per kg. Di sana, Sutamaaji biasa memasok cabai. "Kemarin dari Induk Rp 35 ribu per kg," kata dia. Sementara, harga cabai rawit merah terpantau stabil. Harga cabai rawit merah saat ini Rp 25 ribu per kg. "Lagi murah semua ini," ujar dia. Berikut pantauan harga pasar : 1. Cabai Harga cabai keriting merah turun dari Rp 40 ribu per kg menjadi Rp 30 ribu per kg. Sementara, cabai rawit merah stabil Rp 25 ribu per kg. 2. BawangHarga bawang, baik bawang merah dan putih stabil di Rp 25 ribu per kg. 3. Wortel dan tomatHarga wortel dan tomat terpantau tinggi. Harga wortel mencapai Rp 15 ribu per kg. Biasanya, pedagang menjual seharga Rp 10 ribu per kg. Begitu juga dengan tomat. Saat ini, tomat menembus Rp 12 ribu per kg dari biasanya Rp 8 ribu per kg. 4. Bahan pokok lain Bahan pangan lain terpantau stabil. Pedagang menjual daun bawang Rp 20 ribu per kg, seledri Rp 40 ribu per kg, kol Rp 8 ribu per kg, timun Rp 6 ribu per kg. Sementara buncis Rp 12 ribu per kg, kacang panjang Rp 12 ribu per kg, jengkol Rp 30 ribu per kg, terong Rp 8 ribu per kg, dan oyong Rp 8 ribu per kg.
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…