Penyebaran AIDS Di Jatim Mengkhawatirkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperingati Hari AIDS International, Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Jawa Timur Otto Bambang Wahyudi mengungkapkan bahwa penyebaran AIDS di Jawa Timur sudah mulai mengkhawatirkan. Sebaran penderita AIDS di Jatim, menurut Otto mencapai lebih dari 67 ribu pada rentang usia 19-34 tahun. Sampai saat ini, kata Otto, penularan HIV/AIDS masih sama seperti sebelumnya yakni lewat seks bebas, melalui jarum suntik, air susu ibu dan transfusi darah. Berdasarkan data, 80 persen melalui heteroseks bebas, 10 persen melalui napza suntik, dan sisanya akibat dari 10 homoseks serta penularan dari ibu ke anak dan beberapa faktor lainnya. “Karena kita harus menghindari hal-hal yang berkaitan dengan hal itu. Hindari seks bebas sesama jenis, harus setia pada pasangan, memakai kondom, hindari obat-obatan terlarang dan edukasi tentang masalah ini,” tegas Otto. Saat ini, lanjut Otto, ini semua orang bisa terkena HIV/AIDS dengan mudah jika tidak menghindari hal-hal tersebut. Terutama mereka yang berisiko tinggi misalnya yang mobile (sering bepergian), memiliki uang, laki-laki dan ganteng atau macho. “Waspada, orang-orang yang memiliki cirri-ciri itu, jangan sampai tergoda,” tukasnya. Secara terpisah, Direktur Rumah Sakit Universitas Airlangga Prof. Nasronudin juga berpesan bahwa sebaiknya ODHA harus tetap berani tampil percaya diri dalam menatap masa depan termasuk untuk tetap bekerja. Sebab, menurut dia, bekerja sangat penting karena dapat membunuh waktu agar masa lalu yang buruk tidak teringat. “Ini sesuai dengan tema Hari AIDS Internasional ‘Saya Berani, Saya Sehat’. ODHA harus berani memeriksakan dirinya. Berani menyatakan serta menunjukkan dirinya terinfeksi. Pasangannya atau lingkungannya juga harus berani hidup berdampingan dengan ODHA. Dan, masyarakat mesti berani mendukung dan mem-backup kegiatan-kegiatan semacam ini (terkait ODHA, Red),” jelas Prof. Nasronudin. Salah satu ODHA dengan inisial HMZ, mengaku kepada Surabaya Pagi bahwa ia divonis HIV AIDS sejak 2005 lalu. Sebelumnya, ia adalah pengguna narkoba dengan cara suntik. Setiap hari, HMZ selalu bergonta-ganti jarum suntik dengan temannya. Bahkan ketika di dalam penjara, satu jarum dipakai untuk 50 orang. Dalam kesempatan itu, HMZ mengharap anak-anak muda tidak terjerumus seperti dirinya. Harus bisa menghindari narkoba apapun alasannya. “Sudah 12 tahun saya ODHA dan Alhamdulillah dua anak saya negatif, istri saya juga negatif,” pungkas HMZ. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Bank Jatim dan PCI Muslimat NU Hong Kong Jalin Kerja Sama Pemanfaatan Layanan Remitansi bagi PMI

Bank Jatim dan PCI Muslimat NU Hong Kong Jalin Kerja Sama Pemanfaatan Layanan Remitansi bagi PMI

Selasa, 28 Jul 2026 16:05 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 16:05 WIB

SurabayaPagi, Hong Kong - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan kemudahan layanan keuangan bagi…

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi Pemprov Jatim di Hong Kong, Perluas Akses Pasar Global bagi UMKM

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi Pemprov Jatim di Hong Kong, Perluas Akses Pasar Global bagi UMKM

Selasa, 28 Jul 2026 15:51 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 15:51 WIB

SurabayaPagi, Hong Kong - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satunya melalui dukungan…

Perkuat Karakter Anak Bangsa, Pemkot Surabaya Siapkan Ruang Publik Reog dan Jaranan

Perkuat Karakter Anak Bangsa, Pemkot Surabaya Siapkan Ruang Publik Reog dan Jaranan

Selasa, 28 Jul 2026 14:55 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka melestarikan seni dan budaya Jawa Timur, sekaligus mendukung proses regenerasi bagi seniman muda di Kota Pahlawan,…

KBS Cari Direksi Baru, Syarat Harus Transparansi Audit dan Sejahterakan Satwa

KBS Cari Direksi Baru, Syarat Harus Transparansi Audit dan Sejahterakan Satwa

Selasa, 28 Jul 2026 14:47 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus terkait dugaan korupsi yang menjerat Choirul Anwar (CA), mantan Direktur Utama KBS menyisakan sejumlah…

Dinkes: 1.359 Warga Trenggalek Menderita Gangguan Jiwa, Pasien Didominasi Laki-Laki

Dinkes: 1.359 Warga Trenggalek Menderita Gangguan Jiwa, Pasien Didominasi Laki-Laki

Selasa, 28 Jul 2026 14:40 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sepanjang semester I 2026, sebanyak 1.359 warga mendatangi fasilitas kesehatan (faskes) untuk menjalani pelayanan kesehatan jiwa…

Bupati Sumenep: Hapus Kesenjangan Pembangunan Wilayah Daratan dan Kepulauan

Bupati Sumenep: Hapus Kesenjangan Pembangunan Wilayah Daratan dan Kepulauan

Selasa, 28 Jul 2026 14:38 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk menghapus kesenjangan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan kembali…